15 Kata-kata Cinta BJ Habibie dan Ainun

15 Kata-kata Cinta BJ Habibie dan Ainun

September 13, 2019 0 By Meliana Leonardi
SHARE BERITA INI:
512 📶

NESIATIMES.COM – Kepergian BJ Habibie Rabu, 11 September 2019 sekitar pukul 18.05 WIB telah meninggalkan banyak kenangan bagi masyarakat Indonesia. Kabar BJ Habibie meninggal juga membuat dunia internasional turut berduka.

Tak hanya cerdas, BJ Habibie terkenal sebagai pribadi yang romantis dan setia. Kesetiaan Habibie ini bahkan dikenang di tanah kelahirannya dengan monumen Habibie Ainun.

Setelah Ainun terlebih dahulu meninggalkan dunia, BJ Habibie memilih untuk tetap sendiri sampai ajal menjemputnya.

Habibie pun sempat menulis buku yang berisikan rasa cintanya kepada Ainun. Kisah cinta Habibie dan Ainun banyak melontarkan kata-kata yang sangat romantis.

Loading...

Berikut ini beberapa kata-kata romantis yang tercipta dari cinta sejati kedua insan manusia ini versi NESIATIMES.COM .

#1

“Kalau kita saling percaya maka perjanjian dua hal saja cukup. Sebaliknya, kalau kita berdua tidak saling percaya perjanjian tertulis setebal buku pun tidak akan menolong”

#2

“Cinta dapat terlihat melalui teleskop, sedangkan cemburu hanya terlihat melalui mikroskop.”

#3

“Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.”

#4

” Tak perlu yang seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuat berarti lebih dari siapapun”

#5

“Cinta itu keihklasan, didalamnya tidak pernah mengenal paksaan ataupun rasa pelampiasan.”

#6

“ Siapa yang jaga Ainun? Saya takut sekali kalau matai. Kalau sekarang tidak takut mati, karena Ainun di dimensi lain saat ini,”

#7

“ Masa lalu saya adalah milik saya, masa lalu kamu adalah milik kamu, tapi masa depan adalah milik kita,”

#8

“ Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal. Saya tidak tahu apakah hidup kita di Jerman akan sulit atau tidak, apakah Ainun tetap bisa menjadi dokter atau tidak. Tapi yang jelas, saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun,”

#9

“ Kamu itu orang paling keras kepala dan paling sulit yang pernah aku kenal. Tapi jika aku harus mengulang hidupku, aku akan tetap memilih kamu,”

#10

“ Antara saya dan Ainun, adalah dua raga tetapi dalam satu jiwa,”

#11

“Seorang pria tidak akan pernah menjadi seorang pria yang besar tanpa adanya perempuan hebat di sisinya yang selalu memberi dukungan dan dan harapan dalam setiap langkap dan keputusan yang diambil”

#12

“Walaupun raga telah terpisahkan oleh kematian, namun cinta sejati tetap akan tersimpan secara abadi di relung hati.”

#13

“Kekurangan terhadap pasangan menjadi sesuatu yang membuat hubungan seharusnya lebih melengkapi.”

#14

“Ainun. Saya sangat mencintaimu. Tetapi Allah lebih mencintaimu. Sehingga saya merelakan kamu pergi”

#15

“Nafsu hanya akan membawa kebahagiaan sesaat. Tetapi, cinta yang tulus dan sejati akan memberikan kebahagiaan yang sebenarnya.”

(EFG/MEL)

Loading...
Loading...