2 Menteri Terjaring OTT KPK saat Pandemi Covid-19, Wamenkumham: Layak Dituntut Pidana Mati

2 Menteri Terjaring OTT KPK saat Pandemi Covid-19, Wamenkumham: Layak Dituntut Pidana Mati

17 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Syarif Hiariej menyatakan hukuman yang layak bagi dua menteri yang korupsi di tengah pandemi Covid-19.

Selama masa pandemi ini, terdapat dua menteri yang terjaring OTT KPK yakni mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Keduanya terjaring dalam (OTT) KPK pada November dan Desember 2020 lalu karena perbuatan korupsi.

Eddy, sapaan akrab Wamenkumham, menuturkan bahwa keduanya layak mendapatkan tuntutan hukuman maksimal hukuman mati.

“Bagi saya, mereka layak dituntut dengan ketentuan Pasal 2 Ayat 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang mana pemberatannya sampai pada pidana mati,” ujarnya, seperti dikutip dari kumparan.

Eddy mengungkapkan hal tersebut dalam diskusi daring Lustrum XV Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (16/2/2021).

Lebih lanjut, Eddy memaparkan ada dua alasan pemberat bagi kedua mantan menteri tersebut.

Pertama, yakni karena keduanya melancarkan aksi kejahatan dalam kondisi darurat pandemi Covid-19.

Kedua, karena keduanya melakukan kejahatan ketika masih mengemban jabatan yakni sebagai menteri.

BACA JUGA:  Kabar Gembira! BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair Maret 2021, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Sementara itu, dua mantan menteri itu rupanya baru terjerat pasal suap yang ancaman hukuman maksimalnya tidak sampai pidana mati.

(Leo/Nov).