3 Cara Mudah Tentukan Nama yang Unik Untuk Anak

3 Cara Mudah Tentukan Nama yang Unik Untuk Anak

Agustus 30, 2019 0 By Meliana Leonardi
SHARE BERITA INI:
75

NESIATIMES.COM –  Nama bukanlah hal yang asing bagi kita. Setiap dari kita pasti memiliki nama.

Dalam kehidupan sehari-hari, nama digunakan sebagai identitas seumur hidup. Bayangkan saja jika seseorang tak mempunyai nama , betapa sulitnya ia hidup ditengah-tengah lingkungannya.

Ternyata nama memiliki pengaruh yang luar biasa untuk kehidupan seseorang. Ditinjau secara psikologis seorang anak akan terpengaruh dengan nama dan panggilan yang diberikan oleh orang tuanya.

Mengingat bahwa nama adalah tulisan pertama yang dilihat dan dikenal oleh seorang anak. Terkadang ada anak yang merasa rendah diri karena namanya tidak memiliki arti yang mengagumkan.

Namun sebaliknya, apabila nama yang diberikan oleh orang tuanya dirasa cukup bagus maka si anak akan dengan bangga memperkenalkan dan mengekspresikan dirinya sendiri.

Memberikan nama adalah tanggung jawab dari orang tua sejak anaknya dilahirkan. Dalam memilih nama pun tak boleh sembarangan.

Orang tua harus mempersiapkan sedini mungkin dan sematang mungkin. Karena banyak yang menganggap bahwa nama adalah sebuah doa yang baik untuk sang anak.

Tentunya kita juga memiliki harapan agar kelak sang anak tumbuh dengan karakter yang baik sesuai dengan makna namanya. Arti sebuah nama seseorang menjadi sesuatu yang harus diperhatikan.

Ada beberapa alasan dan pertimbangan bagi orang tua dalam memilih sebuah nama. Ada yang memilih nama dari sesuatu yang unik dan tidak pasaran. Ada juga yang memilihnya dengan hal singkat agar mudah diingat.

Pilihlah sebuah nama yang mengandung arti positif dan jauhi yang mengandung arti pesimistis. Setiap bayi yang baru lahir berhak mendapatkan arti nama bayi yang baik.

Tahap Menentukan Sebuah Nama

Dalam menentukan sebuah nama, tak sedikit dari kita masih kebingungan. Berikut ini adalah 3 tahapan untuk menentukan sebuah nama yang sudah dirangkum oleh NESIATIMES.COM.

Tahapannya adalah sebagai berikut:

  1. Tahap eksplorasi
  2. Tahap penyempitan ide
  3. Tahap penentuan.

Apapun ide yang terlintas di pikiran kita, sebaiknya langsung dicatat. Jika di kemudian hari menemukan ide lagi, lanjutkan mencatatnya. Sehingga kita memiliki beberapa daftar ide dan alternatif.

Jika sudah menentukan yang cocok, kita bisa mengubah sebagian huruf agar menjadi unik dan tidak biasa. Tentunya akan berbeda dengan yang lain.

Diusahakan nama yang diberikan jangan terlalu panjang, empat kata sudah dapat dikatakan sangat panjang. Lebih baik gunakan dua atau tiga kata. Kata yang terakhir lebih baik adalah nama keluarga.

Jika bagian depan atau tengahnya lebih dari dua suku kata, langsung tentukan panggilannya. Jangan sampai terlalu panjang. Hal itu akan sedikit menyulitkan orang lain.

Jangan memilih yang susah diucapkan dan susah diingat. Seorang psikolog dari New York University, Adam Alter mengungkapkan bahwa kita lebih menyukai nama yang mudah dipahami otak kita.

Penelitian lain oleh Alter pada tahun 2005 menemukan bahwa perusahaan yang bernama sederhana dan logo tebal cenderung mempunyai performa yang baik di bursa saham. Hal itu juga berlaku untuk anak kita di masa depannya.

Berikan yang cocok bagi anak kita sesuai jenis kelaminnya. Agar orang mudah membedakannya dan memperkecil kemungkinan dipakai sebagai bahan ejekan.

Apabila anak laki laki diberi nama seperti perempuan atau sebaliknya, kemungkinan ia akan terganggu. Karena ejekan teman-temannya, ia jadi mudah merasa minder.

Setiap orang tua memiliki kebebasan untuk memberikan nama kepada anak-anaknya tapi perhatikan juga bagaimana masyarakat kelak akan memperlakukan anak sesuai dengan nama yang diberikan oleh orang tuanya.

(EFG/MEL)