4 Petugas Pria RS Ditetapkan Jadi Tersangka, Gegara Mandikan Jasad Wanita, Ini Kata Polisi

4 Petugas Pria RS Ditetapkan Jadi Tersangka, Gegara Mandikan Jasad Wanita, Ini Kata Polisi

24 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Polisi menetapkan empat petugas pria di RSUD Djasamen Saragih Siantar, Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Penetapan tersebut atas dugaan kasus penistaan agama lantaran keempatnya kedapatan memandikan jenazah wanita yang bukan muhrimnya.

Kasatreskrim Polres Pematang Siantar AKP Edi Sukamto memberikan konfirmasi terkait penetapan tersangka tersebut.

“Masalahnya penistaan agama,” terangnya, Selasa (23/2/2021), seperti dikutip dari kumparan.

Sebelumnya, polisi juga sudah menetapkan empat petugas berinisial DAA, RE, ES, dan RS sebagai tersangka pidana praktik kedokteran pada 11 Desember 2020.

Lebih lanjut, Edi menuturkan pihaknya telah melimpahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Siantar.

Kasus tersebut sempat viral saat suami korban, Fauzi Munthe memprotes dan menolak prosesi pemandian jenazah istrinya oleh 4 petugas pria.

Fauzi menjelaskan istrinya meninggal pada Minggu (20/9/2020) kemudian pihak rumah sakit melarangnya melihat proses pemandian jenazah padahal menurutnya, istrinya itu bukan pasien Covid-19.

Tak hanya itu, Fauzi turut mengungkapkan bahwa salah satu petugas juga mengambil foto jenazah istrinya.

Atas kejadian tersebut, pihak RSUD Djasamen Saragih meminta maaf kepada Fauzi dan keluarga, serta seluruh umat Islam.

BACA JUGA:  Viral Usai Pamer Plat Mobil TNI, Wanita Ini Diciduk Puspom

Wakil Direktur III, Ronni Saragih mengaku ada kesalahan prosedur dalam pemandian jenazah dan ia juga akan memperbaiki SOP serta berkoordinasi dengan MUI Pematang Siantar agar pelayanan bisa sesuai dengan norma.

(Mel/Nov).