Aek Sipitu Dai: Wisata Unik dengan Tujuh Sumber Mata Air Berbeda di Sumatera Utara

Aek Sipitu Dai: Wisata Unik dengan Tujuh Sumber Mata Air Berbeda di Sumatera Utara

Oktober 31, 2019 0 By Fitri Febriani
SHARE BERITA INI:
365 📶

NESIATIMES.COM – Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu keindahan alam di Indonesia, dan memilliki tempat budaya yang sangat terkenal adalah Danau Toba. Tetapi, tak hanya itu saja ada salah satu destinasi wisata mempunyai sejarah menarik yaitu Aek Sipitu Dai.

Nah, arti dari Aek Sipitu Dai adalah tujuh buah pancuran memiliki masing-masing rasa air berbeda-beda. Setelah itu tujuh sumber mata air dialirkan dan digabung dalam satu bak yang panjang. Tempatnya terletak di Kec. Sianjur Mula-Mula, Kab. Samosir, Sumatera Utara.

“Asal muasal sianjur mula-mula ini dulunya suku Batak, setelah itu suku Batak menyebar ke daerah lain. Lalu, aek sipitu dai memiliki sumber airnya dari satu sumber kalau dirasakan rasa airnya beda-beda, karena mempunyai tujuh rasa di setiap pancurannya,” kata Naomi Marbun, pada Rabu (31/10/2019).

Inilah beberapa penjelasan dari tujuh sumber mata air Aek SIpitu Dai, yaitu:

  1. Pancuran ni dakdanak yaitu tempat mandi anak-anak yang belum mempunyai gigi.
  2. Pancuran ni sibaso yaitu tempat mandi para ibu yang sudah tua, seperti tidak bisa melahirkan lagi.
  3. Pancuran ni ina-ina yaitu tempat mandi para ibu yang masih dapat melahirkan.
  4. Pancuran ni namarbaju yaitu tempat mandi untuk para gadis.
  5. Pancuran ni pangulu yaitu tempat mandi para laki-laki yang sudah tua.
  6. Pancuran ni doli yaitu tempat mandi para laki-laki muda.
  7. Pancuran hela yaitu tempat mandi para menantu laki-laki yaitu semua marga yang mengawani putri marga Limbong.

“Tempat air pancuran ini dipercaya sama masyarakatnya bisa untuk menyembuhkan penyakit dari sumber mata airnya,” pungkas Naomi.

(EFG/FITRI)

Loading...
Loading...