Akibat Ulah OPM, Jenderal Kopassus TNI Ini Nyaris Tewas, Begini Kisahnya

Akibat Ulah OPM, Jenderal Kopassus TNI Ini Nyaris Tewas, Begini Kisahnya

2 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Kurang lebih sudah sekitar 50 tahun, tanah Papua terus menerus menerima teror dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Dengan kurun waktu yang tidak sebentar, tentu perlajalanan ini menyisakan banyak cerita.

Dalam buku Kepak Sayap Putri Prajurit menuliskan sepak terjang seorang jenderal bintang satu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang nyaris gugur.

Perwira Tinggi yang juga merupakan anggota satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), tak lain adalah Sarwo Edhie Wibowo.

Ketika itu, Sarwo masih berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI dan menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih.

Pada 2 Juli 1968, Sewano resmi menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih dan mendapat tugas yang berat setahun kemudian.

Pasalnya, sebagai pimpinan komando teritorial Papua, ia harus menjamin keamanan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Papua.

Dengan kondisi Papua yang kala itu masih memiliki banyak hutan lebat, menjadi pimpinan komandan teritorial di Papua bukanlah hal mudah.

Kemudian, pada awal Mei 1969, Sarwo berangkat ke Enarotali, Kabupaten Paniai, dengan menggunakan kapal de Havilland Canada DHC-6 Twin Otter yang berukuran kecil.

BACA JUGA:  Resmi Dibuka! Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12, Sangat Mudah

Saat itu, Sarwo bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan kampanye penyelanggaraan Pepera.

Namun siapa sangka, pesawat milik maskapai Merpati Nusantara Airlines yang ia tumpangi mendapat tembakan bertubi dari OPM saat hendak mendarat.

(Leo/Ana)