Amien Rais Kritik Jokowi dalam Bukunya

Amien Rais Kritik Jokowi dalam Bukunya

Oktober 5, 2020 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Amien Rais melaunching buku Risalah Kebangsaan: Pilihan untuk Pak Jokowi, Mundur atau Terus. Dalam buku tersebut, Amien Rais menuliskan semua kritikan yang dialamatkan kepada Jokowi.

“13 masalah yang saya angkat (dalam buku) itu adalah pencapaian negatif Pak Jokowi,” ujar Amien Rais dalam akun youtubenya pada Jumat (25/9/2020)

Amien menilai Jokowi tidak kompeten dan sudah gagal dalam memimpin negara Indonesia.

“Setelah diuji lima tahun sesungguhnya sudah tidak berhasil, tapi dengan pemilu kita ketahui, seperti itulah jelas, itu tidak kompeten, tapi saya tetap punya pengharapan. Pak Jokowi itu sudah membawa portofolio of failure,” terang Amien.

Amien juga mempersoalkan gaya Jokowi yang selalu membungkam kritik-kritik terhadapnya. Baginya itu sangat tidak elok.

“Jadi setiap kali ada opini dari publik yang tidak selaras, apalagi sampai kritis, apalagi sampai korektif, lalu kemudian dihilangkan dengan segala cara,” kata Amien.

Amien juga melihat adanya pembiaran komunisme bangkit semenjak Jokowi menjadi presiden.

“(Pemerintah) terlalu dekat dengan Beijing, dan memberikan angin kepada komunisme, jangan dong,” lanjutnya.

Amien menyebut pemerintahan Jokowi sebagai MTC directed and dominated government. Artinya, jalannya pemerintahan Jokowi didikte oleh Mafia, Taipan, dan Cukong (MTC).

BACA JUGA:  Videonya Viral, Ini Detik-detik Penangkapan ‎Ruslan Buton, Pecatan TNI yang Minta Jokowi Legowo Mundur

Pada kesempatan yang sama, Amien menilai Jokowi dan pendukungnya bermain smoke and mirror, yakni bermain seperti asap yang mengaburkan realitas. Menurutnya informasi yang disajikan oleh pihak istana berbanding terbalik dengan fakta lapangan.

“Ulama yang amal ma’ruf nahi mungkar, anda persekusi, anda kriminalisasi, anda demonisasi, sementara yang konco kemudian dilindungi, itu nggak boleh ya,”ujar Amien.

“Kalau memang tidak bisa ya silahkan (mundur) tapi saya mengharap anda jangan mundur, karena apa? Kita sudah punya perangkat periode 5 tahunan, kalau ada pemerintah atau presiden yang tidak perform, tunggu sampai akhir. Tapi selama 4 tahun ini jangan seperti sekarang, maaf anda memecah belah bangsa. Anda terlalu dekat dengan RRC, utang kita makin menggunung,” tutupnya.

(EFG/ALX).

172 076 COPYRIGHT@2020 - NESIATIMES.COM | MENRA GROUP