Bos Pertamina Merespon soal Proyek Janggal yang Dicurigai Ahok, Ini yang Disampaikan

Bos Pertamina Merespon soal Proyek Janggal yang Dicurigai Ahok, Ini yang Disampaikan

10 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebelumnya menyebut ada kejanggalan dalam kontrak impor gas alam cair (LNG) asal Republik Mozambik.

Menurut Ahok, terdapat ketidakwajaran dalam kontrak pembelian jangka panjang LNG dan kini pihaknya tengah melakukan audit internal.

Sementara, Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan bahwa kontrak tersebut sebenarnya tidak baru.

Melansir dari CNN Indonesia, Nicke mengatakan Pertamina dan Andarko Petroliun Corporation sudah mulai melakukan negosiasi pada 2013.

Kedua belak pihak membahas mengenai potensi suplai LNG dari Mozambik lalu sepakat menandatangani Head of Agreement (HoA) pada 8 Agustus 2014.

Nicke mengungkapkan kesepakatan tersebut berisi Pertamina akan membeli LNG Andarko sebanyak 1 MTPA selama 20 tahun.

Pada 2017, Pertamina melakukan renegosiasi dengan adendum perjanjian jual beli (SPA) karena perubahan kondisi pasar.

SPA tersebut selesai pada 2018, dan kedua perusahaan kemudian menandatanginya pada 2019.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII, Nicke mengatakan kontrak 1 juta ton per tahun itu setara 17 kargo selama 20 tahun.

“Ini mulai dikirim 2025,” tandasnya, Selasa (9/2/2021).

Lebih lanjut Nicke menegaskan pihaknya akan melakukan pengkajian ulang karena neraca gas saat ini dengan 2018 lalu sudah berbeda.

BACA JUGA:  Kabar Gembira! BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair Maret 2021, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

(Mel/Rah).