Edhy Prabowo: Jangankan Dihukum Mati, Lebih dari Itu Pun Saya Siap

Edhy Prabowo: Jangankan Dihukum Mati, Lebih dari Itu Pun Saya Siap

23 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster (benur), Edhy Prabowo mengaku siap bertanggung jawab.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu bahkan rela apabila majelis hakim menjatuhkan hukuman mati sekalipun.

Edhy menegaskan tidak akan lari dari kesalahan jika memang terbukti bersalah dalam kasus suap di Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap yang penting demi masyarakat saya,” tuturnya, Senin (22/2/2021), seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, Edhy juga menyatakan bahwa setiap kebijakan yang ia ambil seluruhnya hanya untuk kepentingan masyarakat.

Termasuk salah satunya ialah terkait perizinan ekspor benur yang pada akhirnya membuat ia terseret ke jeruji besi.

Menurut penuturannya, sudah menjadi risiko jika harus masuk penjara demi menanggung akibat atas dasar kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut, Edhy juga mencontohkan salah satu kebijakan lain yang ia buat demi kepentingan masyarakat yakni terkait perizinan kapal.

Edhy mengungkapkan telah mempersingkat proses perizinan yang tadinya memakan waktu sampai 14 hari menjadi satu jam saja.

BACA JUGA:  Tipu Sejumlah Hotel, Pria yang Mengaku Jaksa Ini Ditangkap, Begini Kronologinya

Hal tersebut terbukti dengan 4.000 izin kapal yang ia keluarkan dalam kurun waktu satu tahun masa jabatannya.

(Leo/Nov).