Guru Olahraga di Blitar Berbuat Sangat Nekat, Setubuhi Muridnya 11 Kali, Pernah di Ruang Kepala Sekolah, Yaampun

Guru Olahraga di Blitar Berbuat Sangat Nekat, Setubuhi Muridnya 11 Kali, Pernah di Ruang Kepala Sekolah, Yaampun

8 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Seorang murid SMPN di bawah umur di Kecamatan Doko, Blitar menjadi korban pencabulan oleh oknum guru.

Ternyata, perbuatan mesum guru olah raga itu telah dilakukan sebanyak 11 kali, mulai di ruang kelas hingga ruang kepala sekolah.

Kronologi

Kasus pencabulan ini berawal sejak bulan September 2019 dan korban baru melapor pada Desember 2020.

Dari laporan PPA Polres Blitar, aksi guru cabul pertama kali dilancarkan si guru BR (39) pada 14 September 2019 pukul 14.00 WIB di sebuah kelas SMPN Doko itu.

Kemudian, yang kedua di bulan November tahun 2019 pukul 23.30 WIB di kamar Hotel Made Bali di Bali saat study tour, tersangka mengaku lupa detail tanggalnya.

“Yang ketiga, ada hari Kamis tanggal lupa bulan Desember 2019 atau sekitar Januari 2020.

Sekitar pukul 14.00 WIB di ruang kantor kepala sekolah yang kosong.

Modusnya membimbing untuk jadi atlet nasional,” kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Donny Kristian Bara’langi, Minggu (7/2/2021) dikutip dari detikcom.

Berlanjut di awal tahun 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, pencabulan keempat terjadi di rumah tersangka sendiri di Dusun Tlogoarum RT 03 RW 05 Desa Sidorejo Kecamatan Doko.

BACA JUGA:  Tak Terima Suami Diinjak-injak oleh Geng Motor, Istri Langsung Ambil Pisau, Terjadilah..

Saat itu kondisi rumah tengah kosong, lantaran istri dan tiga anak tersangka tidak berada di rumah.

Masih di tempat yang sama, aksi persetubuhan kelima terjadi.

Lalu, yang ke enam pada 10 November 2020, bertempat di rumah orang tua tersangka di Kecamatan Talun.

Saat itu korban meminta izin ke orang tuanya mengunjungi sang kakak yang kosnya yang berada di wilayah Talun.

Sekitar pukul 08.00 WIB pada 18 November 2020, aksi ke tujuh terjadi di Hotel Maya Wlingi.

Berlanjut pada 28 November 2020 sekitar pukul 09.00 WIB di Hotel Anggarmanik Kota Blitar.

Masih di hotel yang sama, pada 5 Desember 2020 sekitar pukul 09.00 WIB persetubuhan kembali terulang.

Sementara itu, setiap selesai menyetubuhi korban, tersangka selalu memberi uang.

Mulai Rp500 ribu hingga satu juta untuk modal berjualan online.

Tak hanya itu, tersangka juga berjanji akan menikahi korban.

(Leo/Ana)