Ini Penyebab Air Pasang dan Gelombang Tinggi di Maluku Utara

Ini Penyebab Air Pasang dan Gelombang Tinggi di Maluku Utara

Oktober 31, 2018 0 By Redaksi
SHARE BERITA INI:
298

NESIATIMES.COM, MALUKU UTARA – Air pasang yang disertai gelombang tinggi di kawasan pelabuhan Bastiong, Senin (30/10/2018) malam, akibat dari siklon tropis yang terjadi di Utara Samudera Pasifik.

Hal ini berdasarkan peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Maluku Utara sesuai nomor: ME.401/PD/06/X/TNT/2018 yang belaku pada 30 Oktober 2018 pukul 09:00 WIT hingga 2 November 2018 pukul 09.00 WIT.

BMKG mencatat, terdapat Siklon Tropis di Samudra Pasifik Utara Papua Nugini dengan pusat tekanan 950 hPa dan kecepatan angin maksimum 85 knot berpotensi meningkatkan kecepatan angin di wilayah Maluku Utara sehingga dapat mempengaruhi ketinggian gelombang di perairan Malut.

Air Laut Yang Merambat Ke Kawasan Parkiran Pelabuhan Bastiong (Foto: Ilon/INT)

Berdasarkan rilis yang.diterima nesiatimes.com, melalui group BMKG, dari prakiraan cuaca, Vianca Adjie Dwi Putra, menyebutkan, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dan berpeluang terjadi di perairan barat Halmahera, perairan Halmahera utara, Halmahera timur, laut Halmahera, Samudra Pasifik, utara Halmahera dengan ketinggian 2.5 sampai 4,0 meter hingga pada ketinggian 4,0 sampai 6,0 meter yang akan melanda perairan Maluku Utara.

Sementara itu, Danpos Pelabuhan Bastiong, Ibrahim Kaufua, mengatakan perubahan air laut sudah terjadi.sejak pukul 16:00 WIT. Selain mengalami air pasang, tinggi gelombang juga mengakibatkan air laut melewati tinggi jembatan, sehingga naik ke kawasan parkiran kendaraan yang berjarak kurang lebih 15 meter dari tepi pantai.

Meski begitu, Ibrahim mengaku, sampai saat ini, pihaknya belum memperoleh himbauan dari pihak BMKG terkait larangan berlayar bagi kapal-kapal konvemsional yang berada di pelabuhan Bastiong.

Dia menyatakan, pihaknya telah menghimbau kepada sejumlah kapal maupun speed boat agar berhati-hati dalam melakukan pelayaran laut.

Sementara itu, amatan nesiatimes com di lapangan menyebutkan, puluhan warga Ternate mendatangi pelabuhan Bastiong untuk memastikan terjadinya air pasang dan gelombang tinggi.

Sejumlah warga nampak mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan ponsel mereka tutup (ilon)

 

(RED: EFG)