Moeldoko Tegaskan: 689 ISIS Eks WNI Berstatus Tidak Punya Negara

Moeldoko Tegaskan: 689 ISIS Eks WNI Berstatus Tidak Punya Negara

Februari 15, 2020 Off By MAX ALVIAN

JAKARTA – Status kewarganegaraan 689 kombatan ISIS eks WNI saat ini adalah stateless (tidak punya negara).

Hal ini disampaikan dengan tegas oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Seiring dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut mereka bukan lagi WNI eks ISIS melainkan ISIS eks WNI.

“Sudah dikatakan stateless,” tegas Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Status stateless bagi ISIS eks WNI, kata Moeldoko, telah sangat tegas diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.

“Itu sudah sangat tegas dalam UU tentang kewarganegaraan. Ya karena mereka sendiri yang menyatakan sebagai stateless. Pembakaran paspor adalah suatu indikator,” ujar Moeldoko.

Lebih lanjut Moeldoko mengatakan bahwa bagu kombatan yang diduga masih memiliki paspor, Moeldoko menyatakan pemerintah sudah menyiapkan strategi untuk mencegah dan menangkal mereka masuk ke Indonesia.

Pemerintah akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap 689 ISIS eks WNI tersebut.

“Itu tadi, masuk dalam verifikasi. Jangan buru-buru. Hasil verifikasi akan menentukan,” kata Moeldoko.

780 076 COPYRIGHT@2020 - NESIATIMES.COM | MENRA GROUP