Nastiti, Doktor Termuda Usia 26 Tahun, Raih IPK Sempurna 4,00

Nastiti, Doktor Termuda Usia 26 Tahun, Raih IPK Sempurna 4,00

Agustus 23, 2019 0 By Redaksi
SHARE BERITA INI:
5.813

SURABAYA – Nastiti Intan Permata Sari akan jadi doktor termuda yang diwisuda Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada 6 September 2019.

Pada usia 26 tahun, Nastiti berhasil menyelesaikan program doktor bidang Ilmu Kedokteran dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Setelah diwisuda nanti, otomatis gelar yang disandang Nastiti menjadi Dr. Nastiti Intan Permata Sari, S.Si, M.Ked.Trop (Magister Kedokteran Tropis).

Nastiti bercerita, dia terdaftar menjadi mahasiswa S1 Unair sejak 2011. Saat itu dia mengambil jurusan Biologi di Fakultas Sains dan Teknologi dan menyelesaikan masa studi selama 3,5 tahun dengan IPK 3,35.

Setelah lulus S1, Nastiti melanjutkan program S2 dan S3 melalui jalur beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang diberikan Kemenristekdikti.

“Jadi peserta PMDSU itu harus menyelesaikan S2 dan S3 dalam waktu empat tahun. Saya mulai S2 tahun Agustus 2015, alhamdulillah selesai S3 tepat waktu Agustus 2019,” kata Nastiti, Selasa (20/8/2019).

Sejak menempuh pendidikan S2 Ilmu Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Unair, Nastiti sudah membuat rencana penelitian tentang penyakit tuberkulosis atau TB.

Nastiti mengatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi negara dengan jumlah pasien TB terbanyak ketiga di dunia.

Disertasinya berjudul “Multiplex PCR Gen 16S rRNA, rv0577, RD9, mtbk_20680, lineage 1-6 dan Profil Genootipe Gen rpoB pada Identifikasi Spesies, Strain, dan Resistensi Rifampisin isolat Mycobacterium Tuberculosis Pasien Tuberkulosis Paru di Pulau Jawa”,

Nastiti menemukan mycobacterium Beijing strains banyak tersebar pada pasien TB di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.