Ojol Keluhkan Kelebihan Suplai Pengemudi Kepada Kemenhub

Ojol Keluhkan Kelebihan Suplai Pengemudi Kepada Kemenhub

Agustus 9, 2019 0 By Meliana Leonardi
SHARE BERITA INI:
121

JAKARTA – Masih segar di ingatan kita tentang polemik naiknya tarif ojek online (ojol) beberapa bulan lalu.

Salah satu survei internal aplikator ojek online Grab menyatakan tarif ojol yang naik memberikan kenaikan pendapatan bagi para drivernya hingga 30%.

Namun apakah benar para driver merasakan dampak dari kenaikan tarif tersebut?

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksana mengatakan bahwa meski naik tarif, pendapatan belum tentu naik. Penyebabnya, kata Igun adalah membludaknya driver ojol. Igun menilai saat ini jumlah driver tidak seimbang dengan penumpangnya.

“Sekarang ini keluhan kita kebanyakan driver yang sebabkan persaingan jadi ketat. Kami ini kelebihan supply pengemudi, supply demand nggak imbang,” ungkap Igun kepada¬†detikFinance, Jumat, (9/8/2019).

Menurut Igun, banyaknya jumlah driver berpengaruh terhadap pembagian order kepada driver. Alhasil, pendapatan driver banyak yang belum memenuhi target.

Igun pun meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatur mengenai pembatasan dan penerimaan driver ojol di tiap daerah.

(EFG/Mel)