Pemerintah Utang Rp 20 T ke Pertamina, Harry Gerindra: Ahok Bisa Bantu Tagih

Pemerintah Utang Rp 20 T ke Pertamina, Harry Gerindra: Ahok Bisa Bantu Tagih

Februari 12, 2020 0 By NANAHARASUYA
SHARE BERITA INI:
433 ūüď∂

JAKARTA — Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Gerindra Harry Poernomo meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membantu PT Pertamina (Persero) untuk menagih biaya subsidi ke pemerintah.

“Harapan saya BP Hilir memberikan kontribusi cukup ke pelaku non subsidi yang dominan yakni Pertamina. Bantulah Pertamina menagih biaya subsidi ke pemerintah karena itu¬†nagihnya¬†susah Rp 20 triliun subsidi di Kemenkeu,” ungkap Harry di Komisi VII DPR RI, Jakarta, Seperti dikutip dari detikcom, Rabu (12/2/2020).

Harry mengatakan, Pertamina kesulitan untuk menagih biaya subsidi tersebut. Adapun total biaya subsidi pemerintah untuk Pertamina sebesar Rp 20 triliun.

Keberadaan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) dinilai bisa membantu. Sikapnya yang tegas dan berani dinilai bisa untuk menagih subsidi ke pemerintah.

“Pak Ahok bisa membantu sebagai Komut supaya¬†nagih¬†biaya subsidi Pertamina cepat,” ungkapnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Gerindra, Gus Irawan Pasaribu, hal itu bukan tugasnya Ahok sebagai Komut. Ia pun bilang seharusnya Ahok jadi Dirut, bukan Komut.

“Terima kasih pak Harry. Tapi Ahok kan Komut. Mestinya Ahok itu jangan tanggung, jadi Dirut saja, kan nggak operasional kalau Komisaris,” jelasnya.

Loading...

Kemudian hal itu mendapat tanggapan lagi dari Harry. Menurutnya, Ahok bisa mengambil peran itu lantaran dirinya sebagai Komut rasa Dirut.

“Kan Komut rasa Dirut (Ahok),” tutupnya.

Loading...
Loading...