Penting, Ini 5 Ciri WhatsApp Disadap Orang Lain, Simak juga Cara Antisipasinya

Penting, Ini 5 Ciri WhatsApp Disadap Orang Lain, Simak juga Cara Antisipasinya

16 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Sebagai media kirim pesan terpopuler di seluruh dunia, WhatsApp menjadi target empuk penyadapan.

Meski sudah melengkapi aplikasi dengan fitur keamanan enkripsi, tetap saja tak ada jaminan terbebas dari peretasan.

Saat akun Anda mengalami penyadapan, peretas dapat mengawasi aktivitas Anda di WhatsApp, memantau pesan pribadi, pola tidur, dan masih banyak lagi.

Lalu bagaimana Anda tahu bahwa peretas telah menyadap akun Anda?
1. Secara tiba-tiba keluar dari akun WhatsApp.

Ketika mengalami penyadapan, akun WhatsApp yang terlebih lama login akan keluar secara otomatis.

Hal ini terjadi karena WhatsApp tak bisa bekerja pada dua ponsel bersamaan.

Jika nomor yang sama digunakan pada perangkat lain, maka akun WhatsApp pengguna terdahulu akan keluar dengan sendirinya.

Jika ini terjadi maka WhatsApp akan memberikan peringatan seperti ini.

“Nomor telepon Anda tidak lagi terdaftar di WhatsApp pada telepon. Mungkin karena Anda telah mendaftarkannya pada telepon lain. Jika Anda tidak melakukan ini, verifikasi nomor telepon Anda untuk masuk kembali ke akun Anda.”

Jika Anda mendapatkan notifikasi demikian, sementara tidak merasa melakukan pergantian perangkat, maka jangan tekan ‘Oke’.

Sebaliknya, Anda harus tekan verifikasi agar akun Whatsapp tidak berpindah ke ponsel lain.

Namun jika pemindahan nomor ke perangkat lain Anda lakukan, maka pilih ‘Oke’.

2. Mendapat kiriman OTP

Jika sebelumny akun WhatsApp Anda keluar secara tiba-tiba, kemudian Anda mendapatkan kode OTP, rahasiakan kode ini dari orang lain.

Jangan serahkah kode enam digit ini pada siapa pun dengan alasan apa pun, bahkan kerabat.

Jika Anda menglami dua hal di atas, kemungkinan besar orang lain mencoba mengakses nomor WhatsApp Anda di perangkat lain.

Tapi, untuk melakukan kloning nomor, pelaku mesti memiliki akses terhadap kartu SIM korban untuk melakukan pengkloningan.

Pelaku penyadapan bisa saja berpura-pura mengaku sebagai teman Anda dan meminta Anda untuk mengirimkan kode itu lantaran mereka sulit masuk ke akun Whatsapp mereka.

Padahal, itu merupakan salah satu jebakan dan mungkin saja pelaku menggunakan jebakan lain yang pada intinya meminta enam kode tersebut.

3. Pesan tiba-tiba sudah terbaca

Jika Anda menemukan pesan di WhatsApp Anda sudah terbaca padahal Anda belum membukanya, itu bisa menjadi tanda bahwa WhatsApp Anda sudah dikloning.

Teknik kloning ini menggunakan kode QR yang biasa Anda gunakan untuk mengakses WhatsApp web.

4. Ada pesan yang terkirim ke orang lain tapi bukan dari Anda

Tanda lain kalau WhatsApp Anda sudah mengalami penyadapan adalah adanya pesan yang terkirim ke kontak tertentu tanpa sepengetahuan Anda.

5. Status WhatsApp Online padahal Anda tidak menggunakan

Cara Anda mengetahui ciri-ciri terakhir ini adalah dengan melihat apakah nomor kita tampak online di akun WhatsApp orang lain ketika kita tidak membuka aplikasi WhatsApp di ponsel ataupun WhatsApp Web.

Jika iya, maka ini adalah salah satu tanda-tanda orang lain sedang menyadap WhatsApp Anda.

Lalu apa yang harus Anda lakukan untuk menjaga akun Anda tetap aman? Berikut ini caranya.
1. Rutin logout WhatsApp Web

Berikut ini cara mengecek dan logout dari semua perangkat yang terhubung dengan akun anda melalui WhatsApp Web.

  • Klik opsi titik tiga di kanan atas
  • Kemudian pilih WhatsApp  Web
  • Muncul daftar perangkat yang login dengan akun Anda
  • Pilih logout dari semua perangkat
2. Aktifkan verifikasi dua langkah

Dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna akan mendapatkan kode enam angka setiap masuk ke perangkat baru.

Kode ini berbeda dengan OTP.

Verifikasi dua langkah ini berguna agar orang tak bisa masuk begitu saja ke akun Whatsapp pengguna dan membajak lewat kode QR.

Cara mengaktifkan verifikasi dua langkah adalah sebagai berikut.

  • Klik opsi titik tiga di kanan atas
  • Setting > Account > Two Step Verification
  • Klik Enable
  • Masukkan enam kode rahasia yang anda pilih
  • Masukkan email untuk memulihkan kata kunci jika pengguna lupa.
3. Gunakan pemindai sidik jari

Agar tak sembarang pengguna bisa masuk ke akun Whatsapp Anda dan memindai kode QR untuk menyadap, pengguna bisa aktifkan fitur pemindai sidik jari.

Caranya mengaktifkan pemindau sidik jari adalah sebagai berikut.

Klik opsi titik tiga di kanan atas

  • Pilih Privasi
  • Klik kunci sidik jari
  • Aktifkan
  • Pengguna akan diminta untuk merekam sidik jari mereka

WhatsApp meminta pengguna memilih berapa lama aplikasi akan terkunci otomatis, segera, setelah 1 menit, atau setelah 30 menit.

4. Unduh ulang WhatsApp

Saat mendapat notifikasi berpindah perangkat, kemudian Anda terlanjur menekan ‘Oke’ padahal bukan Anda yang melakukan perubahan.

Anda dapat mengunduh ulang aplikasi WhatsApp untuk mengambil alih akun kembali.

Langkah ini dapat berhasil hanya jika nomor yang Anda gunakan untuk mendaftar WhatsApp masih aktif.

Karena, kode OTP Whatsapp akan masuk ke nomor yang terdaftar sebelumnya.

5. Nonaktifkan akun WhatsApp

Langkah terakhir yang dapat Anda lakukan adalah menonaktifkan akun untuk memastikan tidak ada yang menggunakan akun WhatsApp Anda.

Melansir KOMPAS.com, caranya dengan mengirim email ke dukungan WhatsApp di support@whatsapp.com dengan frasa “Hilang / Dicuri: Silakan nonaktifkan akun saya” di badan email.

Setelah penonaktifan berhasil, Anda memiliki 30 hari untuk mengaktifkan kembali akun Anda sebelum dihapus sepenuhnya.

(Mel/Mel)