Soal Pengakuan Janda Cianjur Hamil Tanpa Hubungan Badan Diselidiki Polisi, Hasilnya?

Soal Pengakuan Janda Cianjur Hamil Tanpa Hubungan Badan Diselidiki Polisi, Hasilnya?

15 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Polisi Sektor Cidaun selidiki kebenaran pengakuan janda Cianjur yang hamil tanpa berhubungan badan.

Fenomena yang membuat tanah air gempar ini berasal dari Kampung Gabungan RT 2/2, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur.

Pada Rabu (10/2/2021) lalu, janda bernama Siti Zainah mengaku tiba-tiba hamil dan langsung melahirkan pada hari yang sama usai merasakan ‘angin’ masuk ke dalam vaginanya.

Saat itu ia sedang berbaring usai menunaikan ibadah sholat Dzuhur, sekitar pukul 12.45 WIB kemudian ia merasakan ada ‘angin’ yang masuk ke dalam vaginanya.

Tak berselang lama, Siti mendapati perutnya membesar seperti orang mengandung.

Namun keanehan semakin bertambah saat tiba-tiba perutnya kembali mengecil lalu membesar lagi.

Kemudian, Siti bersama dengan saudaranya mendatangi Puskesmas Cidaun untuk memeriksa keadaan perutnya.

Saat itu dokter mengungkapkan bahwa Siti hamil dan siap untuk bersalin sehingga di hari yang sama ia melahirkan seorang bayi perempuan.

Kemudian, kini polisi akan menyelidiki kebenaran dari cerita Siti Zainah itu untuk menghindari polemik di masyarakat.

“Supaya tidak menjadi polemik di masyarakat, kami akan lakukan pendalaman untuk menyelidiki adanya perempuan yang melahirkan tanpa proses hamil,” terang Kapolsek Cidaun AKP Sumardi pada wartawan, Minggu (14/2/2021) dikutip dari suarabogor.id.

Sumardi mengaku telah mendatangi rumah Siti bersama dengan Danramil, Camat dan Kepala Puskesmas setempat dan memang benar ada bayi perempuan yang baru lahir.

Lalu, apakah hasil dari penyelidikan sudah ada? Saat ini belum ada update informasi terkait itu dari pihak kepolisian. Jadi, bersabarlah.

BACA JUGA:  Kartu Keluarga Sampai 2 Lembar Gegara Punya 15 Anak, Pasutri Ini Masih Menumpang di Rumah Warga
Bagaimana penjelasan medis terkait hal ini?

Secara ilmiah, kehamilan tanpa berhubungan seks seperti yang janda Cianjur itu alami mungkin saja terjadi.

Berdasar dari Healthline, hal itu mungkin saja terjadi meskipun kecil kemungkinannya.

Segala aktivitas yang dapat memasukan sperma ke area vagina memungkinkan kehamilan tanpa penetrasi.

Namun, dalam kasus Siti Zainah masih belum jelas apakah ia pernah melakukan aktivitas lain yang memungkinkan masuknya sperma.

Pada umumnya, kehamilan dapat terjadi dengan bertemunya satu sel sperma (dari ejakulasi pria) dengan satu sel telur (di dalam saluran tuba wanita).

Setelah terjadi pembuahan (bertemunya sel sperma dan sel telur), ia harus terus berjalan hingga tertanam di lapisan rahim.

Melakukan hubungan seks penis-dalam-vagina membantu mengantarkan ejakulasi yang paling dekat dengan serviks sehingga jutaan sperma dapat melakukan perjalanan menuju pembuahan.

Namun, aktivitas seksual apapun yang memasukkan sperma ke dalam – atau di sekitar – vagina dapat menyebabkan sperma menuju ke sel telur.

Bahkan sebelum seorang pria mengalami ejakulasi penuh, ia dapat menghasilkan sperma dalam cairan pra-ejakulasi (pra-datang).

Jumlah spesifik sel sperma per ejakulasi bervariasi tiap individu, tapi hanya dibutuhkan satu saja sel sperma untuk dapat hamil.

Jadi, jika ejakulasi atau pra-ejakulasi bersentuhan dengan area vagina, meski kemungkinannya kecil, hal itu bisa terjadi kehamilan.

Ingatlah bahwa cairan ini dapat ditransfer ke area tersebut melalui mainan, jari, dan mulut bukan hanya penis.

(Leo/Mel)