Tanahnya Dibeli Pertamina Rp4 Miliar, Warga Tuban Ini Merasa Tekor, Sebab..

Tanahnya Dibeli Pertamina Rp4 Miliar, Warga Tuban Ini Merasa Tekor, Sebab..

19 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan kilang minyak New Gress Root Refinery (NGRR) Pertamina membawa rezeki berlimpah bagi warga Desa Sumurgeneng, Desa Wadung dan Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ratusan warga di 3 desa itu menerima pembayaran ganti untung pembebasan lahan.

Usai menerima dana pembebasan itu, masing-masing warga menikmatinya dengan berbagai cara.

Ada yang menggunakan dana pembebasan itu untuk membeli mobil atau hanya menyimpannya di bank.

Ada juga yanh membeli tanah kembali, membangun rumah baru atau melakukan renovasi rumah.

Namun tidak semua warga dapat menikmati uang hasil ganti untung pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak Pertamina.

Sodir, salah satu warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, mengaku menerima keputusan bahwa ia harus berpindah rumah karena tanah dan rumah yang ia tinggali saat ini terkena pembebasan lahan.

Sejak awal pihak keluarga telah menerima keputusan ini, sehingga ia dapat menerima proses pembayaran ganti untung lebih awal tanpa kendala.

Namun menurut Sodir apa yang ia terima masih belum memberikan keuntungan.

Ia menerima sebesar Rp4 milar atas pembebasan tanah miliknya itu.

BACA JUGA:  Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Laman prakerja.go.id Sempat Down

Tanahnya yakni seluas 10 meter persegi x 200 meter persegi, dan pekarangan rumahnya 17 meter persegi x 70 meter persegi.

“Kalau dihitung ya tekor, tanahnya dibeli harganya Rp600.000 awalnya, kalau beli tanah lagi di tempat lain harganya naik. Bahkan, sekarang harga tanah Rp 1,5 juta per meternya,” kata Sodir, Rabu (17/2/2021) dikutip dari KOMPAS.com.

Saat itu, kata pria berusia lanjut itu, ia lebih  mengikuti pemerintah dan tidak banyak protes dengan adanya pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak tersebut.

“Saya tahunya waktu itu tanahnya dibeli dan rumahnya disuruh pindah, ya pindah saja yang penting dikasih uang,” terang Sodir.

Proyek kilang minyak di Tuban

Sekadar informasi, proyek kilang minyak di Tuban rencananya akan beroperasi pada 2024.

Proyek pembangunan kilang minyak NGRR Pertamina yang berada di Kecamatan Jenu itu menelan dana USD 15 miliar hingga USD 16 miliar atau sekitar Rp225 triliun.

Dengan luas area mencapai 821 hektar lahan darat yang terdiri dari 384 hektar lahan warga, sisanya adalah lahan KLHK seluas 328 hektare dan lahan Perhutani 109 hektare.

(Mel/Ana)