Tarian Monortor yang Memikat Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Tarian Monortor yang Memikat Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Oktober 9, 2019 0 By Fitri Febriani
SHARE BERITA INI:
252 📍

NESIATIMES.COM – Seiring berkembangnya zaman, Tarian Monortor sudah menjadi sebuah seni dan budaya. Tarian ini memiliki peminat yang cukup banyak, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tarian Monortor merupakan jenis tarian ritual yang berasal dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Gerakan tarian ini memiliki ciri khas seperti hentakan kaki dan gerakan tangan yang terbatas, tetapi tetap seirama dengan iringan musik yang dimainkan.

Alat musik tradisional yang digunakan untuk tarian monortor adalah gondang, suling, terompet batak, dan lain-lain.

“Tarian ini dilakukan pada saat acara adat, seperti acara nikahan dan orang meninggal.” Kata Debby Christine Simanjuntak, saat di wawancara oleh NESIATIMES.COM, pada Selasa (08/10/19).

Loading...

Tarian Monortor ini juga memiliki jenis-jenis tariannya, yaitu sebagai berikut:

  1. Tari Monortor Pangurason

Pada tarian ini biasanya digunakan saat acara pesta besar. Sebelum, acara ini dimulai tempat dan lokasi dibersihkan terlebih dahulu menggunakan jeruk purut supaya dihindari dari bahaya.

  1. Tari Monortor Sipitu Cawan

Tarian ini dilakukan pada saat pengangkatan seorang Raja. Sipitu Cawan bercerita tentang tujuh kayangan untuk mandi di Gunung Pusuk Buhit bersamaan dengan datangnya Piso Sipitu Sasarung (Pisau Tujuh Sarung).

  1. Tari Monortor Tunggal Panaluan

Tarian ini digunakan saat desa sedang terkena musibah, dan dilakukan oleh para dukun untuk mendapatkan petunjuk dalam mengatasi musibah tersebut.

Makna Tarian Monortor ”sebuah  media komunikasi, dimana melalui gerakan yang disajikan terjadi interaksi antara partisipan upacara.” pungkasnya.

(EFG/FITRI)

Loading...