Update Syarat Terbaru Berangkat Umrah 2021 bagi Jemaah Indonesia, Harap Disimak

Update Syarat Terbaru Berangkat Umrah 2021 bagi Jemaah Indonesia, Harap Disimak

23 Januari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pembaruan syarat kategori usia bagi jemaah umrah khusus warga negara Indonesia (WNI).

Di mana sebelumnya syarat usia jemaah umrah bagi WNI adalah 18-50 tahun dan kini menjadi 18-60 tahun.

“Informasi terbaru dari beberapa Muassasah Saudi Arabia menyatakan syarat umur bagi jemaah umrah khusus warga Indonesia menjadi 18-60 tahun,” ujar Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria Anshary, Jumat (22/1/2021) dikutip dari KOMPAS.com.

Pembaruan syarat ini melihat banyaknya pendaftar umrah Indonesia yang berumur lebih dari 50 tahun.

Tak hanya menyampaikan perubahan tersebut, Zaky menyampaikan juga menyampaikan update agenda Amphuri bersama jemaah umrah lainnya.

5 Januari 2021

Keluarnya Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 6 Tahun 2021 tanggal 5 Januari 2021 tentang Kriteria Hotel dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang mewajibkan WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri untuk karantina selama 5 hari dan tes RT-PCR 2 kali (pada saat kedatangan dan keluar dari karantina hotel).

9 Januari 2021

Kemudian tercatat sebanyak tiga grup yang berangkat umrah pada tanggal 9 Januari sampai 11 Januari 2021.

14 Januari 2021

Terbitnya Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 2 Tahun 2021 tanggal 14 Januari 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Lalu terbentuknya Forum Silaturahim Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum Sathu) yang beranggotakan:

  • Amphuri;
  • KESTHURI (Kesatuan Travel Haji dan Umroh Republik Indonesia);
  • ASPHURINDO (Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia);
  • GAPHURA (Gabungan Pengusaha Haji Umrah Nusantara).
BACA JUGA:  Siap-siap! Intip Daftar Bansos, BLT, dan Subsidi yang Cair Maret 2021

Beberapa kelompok ini mengadukan kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti terkait:

  1. UU Cipta Kerja Umrah Haji;
  2. Menjadikan asosiasi menjadi mitra strategis Kemenag dalam pembahasan RPP & UU;
  3. Permohonan agar pemerintah menggratiskan jemaah umrah yang kembali Indonesia dalam hal ketentuan pembayaran ketentuan dua kali PCR dan 5 hari karantina.

Dimungkinkan, jemaah tersebut tidak dikarantina bagi karena pertimbangan-pertimbangan tertentu.

18 dan 19 Januari 2021

Kemudian, pada 18 Januari dan 19 Januari 2021 terdapat dua grup umrah yang kembali ke Indonesia.

Mereka melakukan PCR sebanyak 2 kali dan melakukan karantina selama 5 hari.

Kedua grup tersebut yakni Grup Lion yang menjalankan karantina di Hotel Ibis Surabaya, dan grup SV di Hotel ibis Slipi Jakarta.

Selain itu, pada 18 Januari 2021, Amphuri menyurati kepala BNPB selaku Ketua Satgas Covid-19 agar menggratiskan berkenaan biaya PCR 2 kali dan karantina 5 hari kepada jemaah umrah.

Namun berdasarkan informasi yang beredar, jemaah umrah harus mengeluarkan biaya secara mandiri dengan rentang harga Rp 3,5 juta hingga Rp 9,2 juta.

Kemudian pada 19 Januari 2021, Menteri Agama KH Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pihaknya tetap melakukan persiapan meskipun hingga saat ini belum ada kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M dari pemerintah Arab Saudi.

(Leo/Mel)