Warga Curhat Harga Sembako Ke Cawapres Sandiaga Uno

Warga Curhat Harga Sembako Ke Cawapres Sandiaga Uno

November 7, 2018 0 By Redaksi
SHARE BERITA INI:
350

NESIATIMES.COM, MALUKU UTARA – Calon Wakil Presiden 2019 nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno akhirnya berkunjung ke Ternate, Selasa (6/11/2018) setelah sebelumnya mengalami beberapa kali penundaan.

Dalam kunjungannya, cawapres yang berpasangan dengan Prabowo itu didampingi Titiek Suharto serta sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

Di Bandara Babullah Ternate, rombongan dijemput para ketua-ketua partai koalisi yang ada di Maluku Utara, mulai dari Partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat serta Partai Berkarya.

Sandiago melantik dan mengukuhkan Relawan-Relawan pemenangan PRABOWO-SANDI di Maluku Utara yang berlangsung di Gedung Dhuafa Center.

Selain itu berkunjung di pasar higenis pantai falajawa. Para pendukung dan simpatisan Probowo-Sandi juga banyak memanfaatkan moment tersebut melakukan selfie dengan sandiaga Uno, khususnya para emak-emak.

Dipasar Bahari Berkesan, salah satu warga sempat mengeluhkan mahalnya harga sembako saat ini.

“Kami berharap dengan pak Sandi, bahwa 2019 nanti harga- sembako  turun,” kata Anti.

Sementara itu, Sandiaga saat dikonfirmasi mengucapkan rasa terima kasih kepada pimpinan tim mitra koalisi dari sejumlah tim relawan dan partai pendukung Prabowo Sandi serta masyarakat maluku utara yang hadir pada acara deklarasi di Pasar Higenis

“Untuk pengelolaan pasar higenis Kota Ternate sangat cukup baik serta para pedagang pasar yang ada di seluruh indonesia pun di kelola oleh pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APSI) yang di atas pimpinan saya, untuk melihat pengelolaan pasar pun cukup baik,” kata Sandiaga kepada wartawan.

Cawapres ini juga mengatakan, bahwa harga sendiri pun kurang terjangkau dari harapan pembeli dan pedagang sehingga pada deklarasi ini pun permintaan langsung oleh pedagang dan pembeli untuk bisa menstabilkan harga karena biaya hidup yang ada di maluku utara cukup tinggi, baik listrik, BBM dan biaya sekolah pun cukup tinggi ucapnya.

“Maluku Utara adalah daerah dimana biaya hidup yang cukup mahal diurutan ke tiga di Indonesia, harga  bahan pokok mahal,” ujarnya.

“Semoga dengan kunjungan pada hari ini di seluruh hadapan masyarakat Maluku Utara bisa meyakinkan bahwa di tahun 2019 harga  bahan pokok bisa terjangkau dan stabil dengan kebijakan yang akan berpihak kepada masyarakat maluku utara,”  tutupnya.( ilon)

(RED: EFG)