1 Kantor Desa di Sulsel Dibakar, Diduga Gegara Pemotongan BLT, Yaampun

1 Kantor Desa di Sulsel Dibakar, Diduga Gegara Pemotongan BLT, Yaampun

24 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Orang tak dikenal (OTK) membakar Kantor Desa Padangloang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Polsek Dua Pitue Polres Sidrap kini tengah mendalami peristiwa yang terjadi pada Sabtu, (22/5/2021) sekitar pukul 00.30 WITA itu.

Terlihat, polisi sudah membuat garis polisi di sekitar TKP.

Kapolsek Dua Pitue, AKP Andi Mappahairul mengatakan, awalnya warga yang melintas di depan kantor desa tersebut melihat ada api.

Kemudian, mereka langsung memadamkan api tersebut menggunakan selang.

Andi juga mengatakan bahwa terdapat sejumlah barang bukti di lokasi kejadian yakni sarung, celurit, dan korek kayu api.

Meski demikian, ia belum dapat mengungkap motif dari pembakaran tersebut.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil sekiranya mencapai angka Rp 30 juta.

Pasalnya, peristiwa ini menyebabkan peralatan di kantor desa seperti kursi, gorden, sejumlah berkas berupa arsip dan bagian plafon ikut terbakar.

Di samping itu, Kepala Desa Padangloang Alau, Muh Dais Labanci memberikan keterangan.

Menurutnya, OTK sengaja membakar kantor sebab saat kejadian bau bensin sangat menyengat.

Ia membeberkan kemungkinan-kemungkinan yang memicu oknum hingga nekat melakukan pembakaran.

Kemungkinan tersebut adalah ketidakpuasan masyarakat dan adanya kecurigaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Muh Dais Labanci menilai ada oknum yang ingin melengserkannya sebagai kepala desa.

“Ada yang mencurigai saya mengambil BLT. Padahal saat dilapor ke Polisi, hal itu tidak terbukti,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemotongan BLT itu tidak berasal dari pihak desa, melainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tidak hanya sekali, percobaan perusakan kantor desa ini tercatat sudah terjadi beberapa kali.

Seperti ada yang melempari jendela kantor hingga pecah hingga melempari kantor desa dengan bom molotov.

(Leo/Leo)