Tak Percaya Corona, 2 Pria Berpeci Ini Hirup Nafas Pasien COVID-19, Kini Dikabarkan Meninggal

Tak Percaya Corona, 2 Pria Berpeci Ini Hirup Nafas Pasien COVID-19, Kini Dikabarkan Meninggal

17 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM –  Meninggalnya seorang pria bernama Mashudin cukup menyita perhatian publik.

Pasalnya, dia mengaku tidak percaya dengan adanya Corona dan malah menghirup nafas pasien Covid-19 bersama rekannya.

Aksi keduanya itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, salah satu akun Instagram @Margaretvivi mengunggah video tersebut.

Dalam video pada 17 April 2021 itu, tampak dua orang berpeci sedang melakukan terapi terhadap seorang pasien yang terpapar Covid-19.

Mashudin yang dalam video itu mengenakan batik biru, berprofesi sebagai pakar terapi saraf telinga asal Dusun Ketanen Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur.

Terlihat, Mashudin bersama rekannya mendekatkan wajah ke pasien Covid-19 itu lalu mengibaskan tangannya untuk menghirup nafas si pasien.

Tidak hanya sekali, dalam video berdurasi 1 menit itu mereka berusaha berkali-kali menghirup nafas pasien Covid-19. Lihat videonya DI SINI.

Sedangkan sang pasien terbaring lemah dengan selang oksigen di hidungnya.

Tangkapan layar unggahan akun @Margaretvivi yang menapilkan video dua pria berpeci menghirup nafas pasien Covid-19 karena tidak percaya dengan adanya Corona (Sumber: Instagram/@Margaretvivi).
Tangkapan layar unggahan akun @Margaretvivi yang menapilkan video dua pria berpeci menghirup nafas pasien Covid-19 karena tidak percaya dengan adanya Corona (Sumber: Instagram/@Margaretvivi).

“Intinya mereka ber 2 yg ngak percaya dengan Covid ini meninggal. TUHAN membenci manusia yg SOMBONG,” tulis akun Instagram Margaretvivi, Jumat (16/7/2021).

Menyusul viralnya video tersebut, kemudian tersebar kabar duka yang menyebut Mashudin telah meninggal dunia.

Sebelum meninggal di usia ke-47 tahun pada Selasa (13/7/2021), Mashudin sempat mengeluhkan sakit lambung.

Selain itu ia juga mengalami demam, namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah Mashudin meninggal lantaran terpapar Covid-19 atau tidak.

(Leo/Leo)