4 Fakta Terbaru Duel Polisi Vs Tentara di Ambon, Berawal Penilangan, Berakhir Damai

4 Fakta Terbaru Duel Polisi Vs Tentara di Ambon, Berawal Penilangan, Berakhir Damai

25 November 2021 0 By Redaksi

NESIATIMES.COM – Viral video 26 detik yang tampilkan baku hantam antara seorang anggota TNI dengan dua polisi viral di media sosial. 

Salah satu akun Twitter @nonhanamira mengunggah video tersebut pada Rabu (24/11/2021) dengan keterangan, “Polisi VS Tentara TKP di kawasan Mardika Kota Ambon”.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah fakta-fakta baku hantam Polisi VS Tentara TKP di Ambon itu:

1. Polda Maluku Konfirmasi Kejadian

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat mengonfirmasi kejadian tersebut.

Roem membenarkan kejadian baku hantam tersebut terjadi hari ini, pukul 18.00 (WIT).

2. Berawal dari Penilangan

Dalam video tersebut, awalnya seorang TNI dan dua polisi terlihat saling dorong hingga akhirnya sang TNI melayangkan lebih dari tujuh pukulan ke arah kedua polisi secara bergantian.

Pukulan yang mendarat di wajah itu mengakibatkan kedua polisi tersungkur. 

Warga yang melihat kejadian tersebut akhirnya langsung melerai meski sang TNI terus melayangkan pukulan.

Usut punya usut, kejadian bermula ketika dua anggota Polda Maluku itu melakukan tugas penertiban lalu lintas di depan Pos Polisi Mardika, Ambon. 

Saat pemeriksaan, seorang warga kedapatan melanggar.

Namun, saat itu pelanggar malah menelepon keluarganya yang anggota TNI, dan kemudian mereka datang hingg terjadi keributan.

3. Berakhir Damai

Roem memastikan seorang anggota TNI dengan dua polisi yang terlibat baku hantam tersebut sudah berdamai.

Dia menyebut, pimpinan TNI-Polri, Kabid Propam, Danpomdam, Kapolresta, dan juga pimpinan lain turut menyaksikan keduanya berdamai.

4. Ketiganya Akan Disiplin

Meski masalah berujung damai, mereka tetap harus menjalani pemeriksaan oleh instansi masing-masing.

“Pelanggaran di lapangan masing-masing akan memeriksa anggotanya apabila ada yang bersalah. Tidak secara pidana, masing-masing proses disiplin saja,” ujar Roem.

(Mel/Leo)