5 Fakta Terkini Aksi Oknum Polisi Banting Mahasiswa, Nomor 3 Bikin Gemetar

5 Fakta Terkini Aksi Oknum Polisi Banting Mahasiswa, Nomor 3 Bikin Gemetar

14 Oktober 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Viral aksi seorang anggota Polresta Tangerang, Brigadir NP membanting mahasiswa pendemo berinisial MFA.

Kejadian ini bermula ketika pendemo mahasiswa memaksa masuk dan bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (13/10/2021).

Berikut lima fakta di balik aksi kekerasan yang viral di media sosial tersebut:

1. Banting Mahasiswa

MFA merupakan salah satu mahasiswa yang turut menjadi peserta demo di depan kantor Bupati Tangerang.

Kala itu pendemo mahasiswa memaksa masuk dan bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Namun karena bupati sedang melaksanakan kegiatan HUT sehingga tidak bisa menemui perwakilan dari elemen mahasiswa yang berdemo.

Ketegangan terjadi, mahasiswa terus mendesak untuk  bertemu hingga terjadi aksi saling dorong polisi dan pendemo.

Kericuhan tak terelakkan dan saat itulah NP membanting pendemo, MFA.

2. Videonya Viral

Video insiden itu seketika langsung viral di media sosial.

Sebab anggota Polri seharusnya mengayomi masyarakat.

Dalam video itu terlihat jelas anggota Polri NP memiting korban dari belakang kemudian membantingnya ke lantai dengan begitu keras. 

3. Mabes Polri Turun Tangan

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut Mabes Polri ikut turun tangan atas masalah ini.

“Propam Mabes Polri turun ke Polda Banten, anggota sekarang sedang diperiksa,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (13/10/2021) sebagaimana NESIATIMES.COM lihat dari Instagram @polreskotatangerang.

4. Brigadir NP Minta Maaf

Wahyu kemudian menyebut bahwa NP sudah meminta maaf kepada MFA beserta keluarganya.

“Oknum NP sudah meminta maaf secara langsung kepada saudara MFA dan orang tua saudara MFA dan tindakan tersebut bersifat refleks dan tidak ada tujuan mencelakai yang bersangkutan,” kata Wahyu.

Sementara itu, Wahyu juga mengatakan Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto secara tegas akan menindak oknum polisi banting pendemo di Tangerang itu.

5. Kapolda Banten Minta Maaf

Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto meminta maaf secara langsung kepada MFA.

Dia menyampaikan langsung permintaan maaf itu kepada MFA dan orang tuanya saat berada di Mapolresta Tangerang, Banten.

Pada video unggahan akun resmi Instagram @polreskotatangerang tampak korban MFA duduk bersebelahan dengan orang tuanya.

Sedangkan, Irjen Rudy bersama Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, dan Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga duduk di depan mereka.

Saat itulah Kapolda Banten meminta maaf secara langsung kepada MFA dan orangtuanya atas tindakan pengamanan oknum Polresta Tangerang yang tidak prosedural.

(Leo/Ana)