6 Fakta Mengejutkan, tentang Sosok Zakiah Aini Penyerang Mabes Polri

6 Fakta Mengejutkan, tentang Sosok Zakiah Aini Penyerang Mabes Polri

2 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Zakiah Aini, sosok perempuan yang melakukan penyerangan di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) sore.

Dalam aksinya, Zakiah menodongkan senjata api hingga akhirnya harus tewas terkena tembakan dari petugas.

Melansir dari Suara.com pada Jumat (2/4/2021), berikut fakta-fakta sosok Zakiah.

1. Tinggalkan surat wasiat

Dalam surat wasiatnya, Zakiah menuliskan permintaan maaf serta pamit kepada keluarga akan melakukan aksi teror sebagai jalan rasul.

Selain itu, Zakiah berpesan kepada keluarganya untuk tidak meninggalkan salat serta berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena riba.

Zakiah juga meminta ibunya untuk berhenti bekerja sebagai Dawis karena membantu pemerintah dan melarang keluarganya untuk mengikuti pemilu.

Tak hanya itu, Zakiah juga meminta keluarganya untuk tidak membanggakan Ahok.

2. Sosok pendiam

Berdasarkan keterangan tetangga, Zakiah merupakan sosok yang pendiam dan jarang keluar rumah dan bergaul dengan orang lain.

Anak bungsu dari enam bersaudara itu tinggal di kawasan Ciracas, Jakarta Timur bersama orang tua dan dua orang saudara kandungnya.

3. Mahasiswi drop out

Zakiah sendiri pernah berkuliah di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat sebagai mahasiswi jurusan Akuntansi angkatan 2013.

Saat semester 4 pada tahun 2014, Zakiah mengambil cuti kuliah dan statusnya menjadi non-aktif sejak tahun 2015.

4. Sebar jihad lewat medsos

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, Zakiah sempat mengunggah bendera ISIS di Instagram miliknya.

Listyo Sigit menyatakan, ada pula tulisan terkait masalah perjuangan jihad.

Selain itu, Zakiah juga kerap membagikan pemaparan jihad ISIS melalui grup WhatsApp keluarga.

Menurut Listyo, pihaknya juga menemukan kata-kata di grup WhatsApp yang menyatakan Zakiah hendak pamit.

5. Punya KTA Klub Menembak

Zakiah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Basis Shooting Club di Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin).

Anggota Badan Penasihat Perbakin, Bambang Soesatyo menegaskan bahwa pihaknya sudah sejak lama membekukan Basis Shooting Club.

Sementara itu, KTA tersebut rupanya dijual bebas di berbagai e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

6. Tewas karena luka tembak di jantung

Setelah melakukan otopsi, Wakil Kepala RS Polri Kombes Umar Shahab membeberkan penyebab kematian Zakiah.

Berdasarkan pemeriksaan dan uji DNA, Umar menyatakan Zakiah tewas akibat tembakan mematikan di jantung.

“(Tembakan) yang mematikan di Jantung” ujar Umar.

(Mel/Rah).