Mendadak 6 Polisi di Lubuklinggau Dinonaktifkan, Apa Penyebabnya?

Mendadak 6 Polisi di Lubuklinggau Dinonaktifkan, Apa Penyebabnya?

19 Februari 2022 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Polda Sumatera Utara menonaktifkan sementara jabatan enam anggota penyidik Polsek Lubuklinggau Utara.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi mengatakan, penonaktifan keenam orang penyidik tersebut karena mereka sedang menjalani proses pemeriksaan terkait tewasnya seorang tahanan bernama Hermanto (45). 

Saat ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan sedang melakukan investigasi mengenai kasus yang menelan korban jiwa tersebut.

Jenazah Hermanto sebelumnya telah menjalani otopsi untuk mengetahui penyebab kematian. 

Pihaknya saat ini sedang menunggu hasil dari otopsi tersebut untuk menentukan tindakan selanjutnya.

“Masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi,“ ujar Harissandi, seperti informasi yang diterima Sabtu (19/2/2022). 

AKBP Harissandi berjanji apabila keenam anggota tersebut terbukti terlibat dalam kasus kematian Hermanto, ia akan mengambil tindakan tegas.

Keterangan Keluarga Korban

Menantu Hermanto, Dewi Sartika, mengatakan keluarga korban terkejut dengan kabar duka tersebut.

Ia menjelaskan polisi membawa mertuanya ke kantor polisi pada Senin (14/2/2022) pagi.

Dewi menjelaskan polisi membawa mertuanya atas dugaan keterlibatannya dalam aksi pencurian dan perusakan. 

Kemudian, pada siang harinya, Dewi datang ke Polsek Lubuklinggau Utara untuk membawakan makanan. 

Namun, Dewi tak bisa masuk, karena petugas tidak mengizinkannya. 

Pada malam harinya, Hermanto dinyatakan meninggal dunia.

Pihak keluarga menduga bahwa korban dianiaya sebelum meninggal.

Pasalnya saat jenazah tiba di rumah, pihak keluarga menemukan banyak luka lebam di tubuh Hermanto. 

“Mana mungkin tidak lebam kalau bukan dianiaya,” kata Dewi. 

(Ven/Hnm)