7 Fakta Terkini Pemasok Senjata KKB Papua, Mengejutkan

7 Fakta Terkini Pemasok Senjata KKB Papua, Mengejutkan

18 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Aparat kepolisian berhasil meringkus terduga pemasok senjata KKB bernama Ratius Murib alias Neson Murib.

Pihak Satuan Tugas Operasi Nemangkawi menangkap terduga pelaku pada Senin (14/6/2021).

Awalnya, Neson terbang menggunakan pesawat Rimbun Air rute Nabire-Timika, namun transit di Puncak Jaya.

Dari keterangan Neson terungkaplah beberapa detail-detail  pasokan dana ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata (KKTB) di Puncak Jaya Papua.

Melansir dari detikcom, berikut tujuh fakta seputar pemasok senjata KKB atau KKTB di Papua:

Neson Ditangkap di Puncak Jaya

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy melalui keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021) menjelaskan detik-detik penangkapan Neson Murib.

Kala itu, pesawat yang membawa Neson Murib transit di Puncak Jaya, Papua Senin (14/6/2021) dan di sana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Mulia Polres Puncak Jaya memeriksa Neson. 

Bawa Uang Pecahan Rp 100 Ribu Total Rp 320 Juta

Petugas turut mengamankan uang sebanyak Rp 370 juta dalam pecahan Rp 100 ribu bersama penangkapan Neson itu.

Iqbal menduga dana tersebut akan digunakan untuk membeli senjata api dari seseorang.

Kombes M Iqbal menyebut pihaknya masih terus menggali informasi sumber dana serta aktivitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi dari terduga Neson Murib.

Pemasok Senjata Raup Rp 1,3 Miliar

Satgas Nemangkawi mengatakan nilai transaksi jual-beli senjata teroris KKB di Pegunungan Papua mencapai Rp 1,3 miliar lebih.

Lebih rinci, kata Kombes M Iqbal total transaksi itu senilai Rp 1.393.100.000.

Neson Bawa Catatan Tolak Otsus, Penembakan, dan Keuangan TPNPB

Selain membawa uang Rp 370 juta bersamanya, Neson juga membawa catatan yang bikin geleng-geleng kepala.

Salah satu catatan itu yakni catatan pengeluaran dan pemasukan dana bantuan dari simpatisan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

TPNPB sama saja dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kemudian ada juga buku catatan penolakan otonomi khusus (otsus) dan aksi penembakan di Kabupaten Puncak.

Selain itu petugas turut menyita beberapa buku tabungan atas nama Ratius Murib dan beberapa telepon genggam.

Lalu juga ada belasan kertas resi bukti transfer ke pihak-pihak terduga jaringan penjual senpi.

Catatan Bantuan Rp 600 Juta dari Pemda ke KKB

Tak hanya semua catatan di atas, petugas juga menemukan catatan bantuan uang tunai dari Pemda Puncak senilai Rp 600 juta untuk pimpinan KKB Lekagak Telenggen pada 6 Februari 2021.

Lekagak Telenggen sendiri merupakan salah satu pentolan KKB di sebagian wilayah Papua.

Dia adalah komandan operasi TPNPB OPM wilayah Yambi, Gome, Sinak, dan Ilaga di Kabupaten Puncak.

Nama Ketua DPRD Kabupaten Tolikara Ikut Terseret

Keterlibatan politikus Partai NasDem, yakni Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Arson Wanimbo masih dalam penyelidikan.

Pasalnya, tersangka Neson mengaku uang Rp 370 juta yang ia bawa berasal dari Sonny.

Oleh sebabnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem masih memastikan kebenaran kabar tersebut.

Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali menyatakan pihaknya akan menindak tegas Sonny Arson Wanimbo bila dugaan itu benar adanya.

Neson dan Sonny Teman Kuliah

Tersangka Neson Murib (alias Ratius Murib) dan Sony sempat berkuliah di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali.

Bahkan Satgas Nemangkawi mengungkap keduanya merupakan teman kuliah.

Berdasarkan sejumlah bukti dalam penangkapan Neson, Iqbal membeberkan akan meminta keterangan dari semua pihak yang terlibat, termasuk Sonny.

(Ana/Ana)