Anaknya Meninggal karena Digigit Anjing, Ibu Ini Ceritakan Reaksi si Pemilik, Bikin Geram!

Anaknya Meninggal karena Digigit Anjing, Ibu Ini Ceritakan Reaksi si Pemilik, Bikin Geram!

16 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang ibu bernama Lia Pratiwi (42) menceritakan kisah pilu anaknya, M. Reza Aulia (10), yang meninggal dunia karena digigit anjing.

Lia menjelaskan insiden tersebut terjadi di Medan Tuntungan, Sumatera Utara pada Kamis (10/6/2021) kemudian anaknya merenggang nyawa tiga hari kemudian.

Sebelumnya, Lia mengaku langsung membawa anaknya ke bidan Manurung sepulang kerja pada pukul 15.00 WIB kemudian anaknya mendapat suntik tetanus.

Bersama kuasa hukumnya, Oki Adriansyah, Lia menjelaskan pihaknya telah berupaya melakukan mediasi kepada pemilik anjing pada Jumat (11/6/2021) siang.

Pihaknya bermaksud untuk menanyakan itikad baik pemilik anjing yang rumahnya hanya berjarak 10 rumah dari tempat tinggal Lia tersebut.

“Setelah dijumpain, dimediasi, mereka malah seperti tak terima, suaminya bilang, jalur hukum pun kami layani kelen, di manapun kami terima tantangan kalian, bahkan Wali Kota,” bebernya, Selasa (15/6/2021), seperti dikutip dari KOMPAS.com.

Tak hanya itu, istri pemilik anjing tersebut juga berkata yang tidak enak dengan menyebut pihak Lia hanya meributkan biaya berobat sebesar Rp100 ribu.

Si istri pemilik anjing itu kemudian menyuruh Lia datang pada malam hari untuk mengambil uang Rp100 ribu ke rumahnya dengan membawa kuitansi berobat.

Mendapatkan perlakuan tak enak, Lia pun pulang kemudian mendapati kondisi anaknya demam 39 derajat, badan lemas, dan kurang fokus.

Akan tetapi, dengan kondisi semakin memburuk, sang anak justru memberikan semangat kepada ibunya untuk mengusut kasus tersebut.

Lia bersama kuasa hukumnya lantas membuat laporan ke Polsek Tuntungan pada Jumat malam yang selanjutnya kini dalam penanganan Polrestabes Medan.

Kemudian, Lia juga menjelaskan ada dua lubang bekas gigitan anjing di bagian paha atas anaknya yang sempat mengeluarkan darah dan membiru.

Menurut Lia, anaknya sempat kesulitan berjalan, lupa, menjadi super aktif, menjulurkan lidah dan air liurnya keluar sebelum meninggal dunia.

Kuasa hukum Lia mengatakan pihaknya menuntut pemilik anjing dengan pasal kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

(Mel/Rah).