Banjir Bandang Tewaskan Puluhan Warga di NTT, Efrem Gaho: Indonesia Tengah Berduka

Banjir Bandang Tewaskan Puluhan Warga di NTT, Efrem Gaho: Indonesia Tengah Berduka

5 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Indonesia tengah berduka, banjir bandang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar pukul 01.00 WITA, Minggu (4/4/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mencatat banjir bandang tersebut menelan sejumlah korban jiwa.

Awalnya, BPBD melaporkan lima warga dari Desa Lamanele meninggal akibat kejadian ini.

Namun jumlah itu bertambah, tercatat sebanyak 54 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi.

“Jumlah korban longsor yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa hingga Minggu sore, ada 54 orang dari sebelumnya 20 orang,” kata Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli dilansir dari Antara, Senin (5/4/2021).

Kekinian, berdasarkan data yang dilansir dari Kumparan, Selasa (6/4/2021) tercatat 68 korban meninggal dunia dan 70 lainnya hilang belum ditemukan.

Adapun wilayah terdampak banjir bandang antara lain, Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur.

Kemudian, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangannya, Minggu (4/4/2021) melaporkan, berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, setidaknya puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele.

Tak hanya itu, ada juga rumah warga yang hanyut terbawa banjir serta hancurnya jembatan di Desa Waiburak, Adonara Timur.

Himbau LSM, Organisasi Sosial dan Komunitas Turun ke Lapangan

Terpisah, Efrem Gaho,S.Sos selaku pegiat sosial dan CEO MENRA Group mengucapkan turut berduka cita atas musibah banjir yang melanda saudara-saudari sebangsa dan setanah air di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Indonesia tengah berduka, untuk para korban turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya,” ujarnya, di Jakarta, Senin (5/4/2021).

Melalui ini, Efrem Gaho berharap sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat dan Daerah untuk melakukan segala upaya mencari warga yang belum ditemukan.

Selain itu, Efrem Gaho berharap agar bantuan logistik secepatnya diturunkan untuk para korban yang sedang dievakuasi.

Efrem Gaho juga menghimbau kepada seluruh LSM, Organisasi Sosial, dan Komunitas, untuk ikut serta terjun langsung ke lapangan.

Menurutnya, saat-saat seperti ini adalah saat para pegiat sosial bekerja untuk membantu para korban yang sedang membutuhkan aksi-aksi nyata.

“Ayo ke lapangan, ini saatnya bekerja, bersosial” tegasnya.

(Mel/Stev).