Baru 2 Bulan jadi Nasabah, Aris Kaget, Uang Tabungan Rp12,5 Juta Tiba-tiba Hilang, BRI Jawab Begini

Baru 2 Bulan jadi Nasabah, Aris Kaget, Uang Tabungan Rp12,5 Juta Tiba-tiba Hilang, BRI Jawab Begini

24 Februari 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Kejadian nahas menimpa seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) bernama Aris.

Bagaimana tidak, pemilik usaha jual-beli mobil ini tiba-tiba kehilangan uang tabungan senilai Rp12,5 juta. 

Warga Desa Campurrejo, Kecamatan/Kota Bojonegoro, Jatim, ini mengaku saat memeriksa saldo pada Senin (22/2/2021) pagi uang miliknya masih sejumlah Rp13 juta.

Kemudian, pada Senin malam, Aris yang baru sekitar dua bulan lalu menjadi nasabah BRI pergi ke mesin ATM untuk melakukan penarikan.

Herannya, saat hendak melakukan penarikan saldo, rekening tabungannya tidak mencukupi padahal tadi pagi masih tersisa Rp13 juta.

“Kaget sih, enggak merasa melakukan penarikan kok tiba-tiba saldo tabungan berkurang Rp 10 juta,” kata Aris, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2021) dikutip dari KOMPAS.com.

Mendapati keanehan itu, Aris berusaha melacak riwayat transaksi dan melaporkannya ke Kantor Cabang BRI Bojonegoro hari ini.

Betapa kagetnya ia, mendapati dalam riwayat transaksi ternyata terdapat lima kali penarikan dengan nominal masing-masing sebesar Rp2,5 juta.

Empat transaksi penarikan terjadi sekitar pukul 11.00 -15.00 WIB, dan satu penarikan lagi pada pagi hari sebelum Aris berangkat melapor ke kantor BRI.

Akibat aksi tidak bertanggung jawab itu kini tabungan Aris hanya tersisa Rp500.000.

Ternyata, tidak hanya Aris yang mengalami kejadian ini.

Setidaknya ada empat nasabah BRI lainnya yang mengalami kejadian serupa.

Penjelasan BRI

Terkait masalah bobolnya tabungan nasabah, Asisten Manajer Operasional Kantor BRI Cabang Bojonegoro, Lusujiana angkat suara.

Ia membenarkan bahwa ada lima nasabah yang melaporkan uang tabungan mereka hilang saat bertransaksi melalui ATM.

Saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke BRI pusat dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut atas hilangnya uang tabungan nasabah BRI tersebut.

Dalam proses investigasi, pihak BRI juga akan melibatkan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI).

Hal ini karena, SSI selama ini memegang kendali ATM di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

Menurut Lusujiana, butuh 14 hari kerja sebelum hasil laporan keluar.

(Mel/Ana)