Bejat! Seorang Kakek di Jakarta Utara Cabuli Bocah 7 Tahun Hingga Tewas, Alasannya Bikin Geram

Bejat! Seorang Kakek di Jakarta Utara Cabuli Bocah 7 Tahun Hingga Tewas, Alasannya Bikin Geram

6 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Sungguh tega, TS (54) mencabuli seorang bocah usia 7 tahun di Pademangan, Jakarta Utara hingga tewas.

Padahal, pelaku adalah kakek sambung korban sendiri.

Puncaknya, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan menjelaskan korban mengalami rasa sakit hingga akhirnya korban kemudian mengadu kepada ibundanya.

Kemudian korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit akibat kekerasan seksual yang ia terima.

Hingga akhirnya, lanjut Arif, korban meninggal dunia pada 30 Maret 2021.

Pada saat itu, pihak rumah sakit menemukan adanya kejanggalan dalam kematian korban.

Mendapati laporan tersebut, kemudian tim Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, di hari yang sama polisi berhasil meringkus pelaku di Pelabuhan Sunda Kelapa pada malam harinya.

“Dalam pemeriksaan pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencabulan terhadap korban sebanyak 8 kali. Pelaku ini kakek tirinya korban,” jelas Kombes Guruh Arif Darmawan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakut, Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Senin (5/4/2021) sebagaimana dikutip dari detikcom.

Dalam melancarkan aksinya itu, pelaku selalu mengancam korban sesudahnya.

Ia mengancam akan membunuh ibu dan neneknya jika korban berani melaporkan perbuatannya itu.

Kemudian, dalam kesempatan jumpa pers di Polres Metro Jakarta Utara, polisi turut menghadirkan TS.

“Ya namanya khilaf. Hawa setan Pak,” ujar TS menjawab pertanyaan polisi yang menanyakan motif TS melakukan aksi bejat itu di Polres Metro Jakut, Senin (5/4/2021).

Akhirnya, atas perbuatannya itu, pihak berwajib menjerat pelaku dengan Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 46 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Leo/Leo)