BEM Se-Jabodetabek Kritik Keras Tindakan BEM UI: Lantas, Apakah Covid Hilang & Krisis Langsung Selesai?

BEM Se-Jabodetabek Kritik Keras Tindakan BEM UI: Lantas, Apakah Covid Hilang & Krisis Langsung Selesai?

2 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jabodetabek menilai BEM UI bersikap sikap eksklusivisme.

Pasalnya, menurut mereka tindakan BEM UI tidak mewakili perasaan mayoritas mahasiswa Indonesia.

“Saat ini yang kami rasakan dan banyak dari keluarga mahasiswa yang berduka karena keluarga mereka banyak yang sakit bahkan meninggal karena covid. Lalu BEM UI tanpa pernah mengetahui perasaan kita mengambil kesempatan politis di saat sulit,” ujar Budi Rahmansyah Koordinator BEM Se-Jabodetabek, Rabu (30/6/2031).

Menurut Budi, yang rakyat miskin butuhkan saat ini adalah bisa segera keluar dari situasi krisis Covid.

Namun arah pergerakan BEM UI sangat eksklusif dengan tidak memperhatikan situasi rakyat saat ini.

“Tidak ada korelasinya mengolok-olok Presiden dan perubahan keadaan krisis saat ini. Apakah dengan BEM UI mengolok-olok Pak Jokowi lantas covid langsung hilang dan krisis langsung selesai?” Kecam Budi. 

Selain itu, Budi mengatakan bahwa respons yang paling tepat saat ini adalah berempati dengan lonjakan kasus covid.

Sedangkan BEM UI, kata Budi, tidak bisa bersikap empati lantaran sudah terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu.

Tak hanya itu, bagi Budi tindakan BEM UI sudah tidak sesuai dengan doktrin gerakan politik mahasiswa, yakni Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Model pergerakan BEM UI memperlihatkan gerakan politik praktis yang mengambil alih kekuasaan dengan cara mengajak untuk membenci dan mengolok-olok kepala negara.

Padahal politik Mahasiswa Tri Dharma bersifat membangun bangsa negara dengan pengabdian, ketulusan dan kecintaan.

Sayangnya, menurut Budi BEM UI justru lebih mengarah untuk membangun kebencian.

Budi pun mengingatkan bahwa mengolok-olok akan selalu melahirkan kebencian serta tidak ada cinta kasih dan pengabdian di balik olok-olok.

(Mel/Mel)