Berapa Sih Gaji PNS Terbaru Menurut PP 15 Tahun 2019?

Berapa Sih Gaji PNS Terbaru Menurut PP 15 Tahun 2019?

25 Agustus 2019 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Benar atau tidak, Anda mungkin pernah membayangkan bahwa yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki gaji besar, dan berbagai macam tunjangan yang diterima.

Tidak hanya itu, kebanyakan orang juga pasti beranggapan jika jadi PNS hidup akan sejahtera hingga tua, karena setelah pensiun pun Anda akan tetap menerima gaji tiap bulannya. Maka tak heran apabila banyak orang ingin menjadi PNS.

Tapi, faktanya berapa sih gaji PNS itu? Simaklah penjelasannya berikut ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada 19 Maret 2019 menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
Di dalam lampiran PP disebutkan, bahwa

Gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 yang sebelumnya Rp 1.486.500. Untuk gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih dari 30 tahun) jadi Rp 5.901.200 dari sebelumnya yaitu Rp 5.620.300.

Sementara untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun) gaji paling rendah menjadi Rp 2.022.200 yang sebelumnya Rp 1.926.000, tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) jadi Rp 3.820.000 sebelumnya dengan jumlah Rp 3.638.200.

Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun) untuk gaji terendah kini menjafi Rp 2. 579.400 yang sebelumnya Rp 4.568.000.

Sedangkan untuk gaji PNS golongan IV terendah (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 5.901.200 yang sebelumnya Rp 5.620.300.

Namun ada isu gaji PNS untuk tahun depan (2020) tidak akan naik. Hal tersebut karena alokasi anggaran untuk gaji PNS di 2020 tidak mengalami perubahan sebesar Rp 368,6 triliun.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, tidak masalah jika PNS tidak ada kenaikan gaji tahun ini, karena harus mengerti kondisi keuangan pemerintah.

“Tapi kalau pemerintah tidak punya dana untuk meningkatkan gaji pokok PNS ya, itu harus diterima karena itu adalah kondisi keuangan penerintah saat ini,” ujarnya.

Meski demikian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, jika pegawai negeri sipil (PNS) tidak perlu khawatir soal kenaikan gaji pokok di 2020 karena THR dan Gaji ke-13 masih tetap didapat.

“PNS tidak usah khawatir, karena kami (pemerintah), tetap akan memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13,” kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani.

(EFG/BER)