Berikut Ini 6 Gebrakan 100 Hari Kepemimpinan Bobby di Medan

Berikut Ini 6 Gebrakan 100 Hari Kepemimpinan Bobby di Medan

8 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Orang nomor satu di Medan, Bobby Nasution bersama pasangannya, Aulia Rachman telah memasuki 100 hari masa kerja.

Mereka dilantik pada 26 Februari 2021 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Kilas balik kepemimpinan Bobby Nasution selama 100 hari, berikut 6 gebrakannya:

  1. Vaksinasi Covid-19

Dalam mengatasi pandemi, Bobby telah memacu jajarannya hingga ngegas soal vaksinasi massa untuk mengatasi pandemi Corona.

Hingga kini vaksinasi sudah mencapai 41,66 persen dari target ada 547 ribu orang yang akan divaksin.

  1. Sulap Kawasan Kesawan Jadi Destinasi Wisata.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemko Medan, Arrahman Pane, menyebut salah satu gebrakan Bobby.

Menurut Arrahman, Bobby telah menyulap kawasan Kesawan menjadi destinasi wisata kuliner di Kota Medan dalam masa 100 hari kerjanya.

Ia menertibkan bangunan ilegal di kawasan itu dan menutup jalanan tiap malam agar dapat menjadi tempat nongkrong warga Medan.

Masih di kawasan itu, Bobby menyulap Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya (Kesawan), menjadi pusat wisata sejarah dan kuliner.

Banyak masyarakat yang menyebut lokasi ini sebagai The Kitchen of Asia. 

Sayangnya, belum genap dua bulan beroperasi, kawasan ini tutup sementara menjelang Lebaran lalu.

  1. Bio Teknologi untuk Olah Sampah.

Lebih lanjut, Arrahman menjelaskan salah satu kebijakan Bobby dalam bidang kebersihan.

Yakni, penggunaan bio teknologi untuk mengolah sampah di Medan yang selama ini menjadi masalah.

Gebrakan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Kebersihan dengan ahli sampah dari Singapura.

  1. Normalisasi 281 Km Drainase Demi Cegah Banjir.

Bobby juga memacu jajaran Pemko Medan melakukan normalisasi drainase untuk mencegah banjir.

Sejak Bobby menjabat pada Februari 2021, sekiranya ada 281 Km drainase di Medan yang dinormalisasi.

  1. Pecat Kadis hingga Kepling yang Tidak Beres.

Sementara itu, di sisi birokrasi, Bobby telah membuat gebrakan dengan memecat kepala dinas hingga kepala lingkungan yang tidak beres menjalankan tugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi Lubis menjadi pejabat pertama yang Bobby copot.

Lalu menyusul Lurah Sidorame Timur, Hermanto dan Kepala Seksi Pembangunan, Dina Simanjuntak gegara melakukan pungutan liar (pungli) kepada masyarakat.

Selanjutnya dengan kasus yang sama, pungli, Bobby juga memecat Kepala Lingkungan VII di Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.

  1. Aktifkan Tim Saber Pungli.

Berbarengan dengan pemangkasan kepling, Bobby juga mengaktifkan lagi tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Medan.

Tim ini adalah gabungan dari aparat penegak hukum, mulai dari polisi, tentara, kejaksaan hingga inspektorat dan aparat pemerintah.

Nantinya, Tim Saber Pungli juga akan melakukan sosialisasi dan kampanye serta membuat sistem untuk layanan pengaduan masyarakat khusus terkait pungli.

(Leo/Ana)