BMKG Keluarkan Peringatan, Sejumlah Daerah Ini Tolong Waspada!

BMKG Keluarkan Peringatan, Sejumlah Daerah Ini Tolong Waspada!

16 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingkatkan adanya potensi cuaca ekstrem hujan lebat hingga banjir di sejumlah provinsi pada 15 hingga 20 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjabarkan sejumlah provinsi tersebut, sebagai berikut:

Bencana Hidrometeorologi (Banjir atau Banjir Bandang)
  1. Riau
  2. Sumatera Barat
  3. Jambi
Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat
  1. Aceh
  2. Sumatera Utara
  3. Riau
  4. Kepulauan Riau
  5. Sumatera Barat
  6. Jambi
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. Bangka Belitung
  10. Banten
  11. Jawa Barat
  12. Jawa Tengah
  13. Kalimantan Barat
  14. Kalimantan Tengah
  15. Sulawesi Utara
  16. Kalimantan Utara
  17. Kalimantan Selatan
  18. Gorontalo
  19. Kalimantan Timur
  20. Sulawesi Tengah
  21. Sulawesi Barat
  22. Maluku Utara
  23. Sulawesi Tenggara
  24. Sulawesi Selatan
  25. Maluku
  26. Papua Barat
  27. Papua

Tidak hanya potensi cuaca ekstrem, BMKG juga mengamati adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi.

Pertemuan itu memanjang di perairan barat Sumatera Barat dan dari Riau hingga Sumatera Utara yang dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Akibatnya, selama satu pekan ke depan, kata Guswanto, akan ada beberapa wilayah di Indonesia yang potensi awan hujannya meningkat.

Selain itu, peningkatan aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby Ekuatorial juga berdampak pada potensi pertumbuhan awan hujan.

Fenomena MJO sendiri bergerak dari arah Samudera Hindia ke arah Samudera Pasifik melewati wilayah Indonesia dengan siklus 30 hari hingga 40 hari.

Sedangkan fenomena Gelombang Rossby bergerak dari arah Samudera Pasifik ke arah Samudera Hindia dengan melewati wilayah Indonesia.

“Sama halnya seperti MJO, ketika Gelombang Rossby aktif di wilayah Indonesia maka dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia,” kata Guswanto, Minggu (15/8/2021).

(Mel/Mel)