Dibanting 27 Kali saat Latihan Judo, Bocah Ini Meninggal Dunia

Dibanting 27 Kali saat Latihan Judo, Bocah Ini Meninggal Dunia

1 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang anak di Taiwan mengalami koma berujung kematian usai berlatih judo.

Melansir dari okezonecom, Kamis (1/6/2021), anak itu bernama Wei Wei berusia 7 tahun, ia mulai mengikuti Judo pada bulan April lalu.

Nahasnya, hanya berselang dua minggu Wei Wei harus terbaring koma di rumah sakit.

Wei Wei divonis menderita pendarahan otak yang parah usai dibanting 27 kali oleh temannya di tempat latihan dan gurunya.

Kondisinya kemungkinan akan terus berada dalam keadaan vegetatif, atau tak bisa bergerak normal, bahkan jika dia bertahan hidup.

Dalam video yang beredar, temannya yang lebih tua membantingnya ke tikar selama sesi latihan.

Namun, di tengah sesi latihan Wei Wei mulai berteriak kesakitan, “kaki saya”, “kepala saya” dan “saya tidak menginginkan ini!”.

Mendengar teriakan itu, sang guru bernama belakang Ho (60) terus memerintahkan Wei Wei untuk bangun.

Ketika Wei Wei terlalu lemah untuk bangun lagi, pelatihnya, yang jauh lebih besar, mengangkatnya dan membantingnya beberapa kali.

Anak itu bahkan terlihat muntah, tapi sang pelatih tetap tidak menghentikan sesi latihan.

Hingga akhirnya Wei Wei pingsan, koma dan pihak rumah sakit terpaksa harus memasangkan alat-alat yang mendukungnya untuk tetap hidup.

Sementara itu, tidak ada yang menghentikan aksi pelatih itu karena pihak keluarga menghormati kebijakan guru.

Meskipun paman Wei Wei ada di lokasi kejadian, ia tidak mempertanyakan otoritas pelatih, meskipun anak itu berteriak.

Sedangkan sistem peradilan lebih berpihak kepada Guru Ho, jaksa bahkan tidak menuntutnya meski menyebabkan Wei Wei koma.

Menurut Jaksa, pihak keluarga harus lebih dulu bahwa luka-luka Wei Wei itu terkait dengan kekerasan sang guru.

Pihak keluarga mengaku sangat terpukul dan berharap Wei Wei dapat bangun kembali.

Namun, pada Selasa (29/6/2021) malam, harapan itu sirna, seiring keputusan mereka untuk melepaskan bantuan hidup pada Wei Wei.

(Mel/Ana)