Buntut Viralnya Pecel Lele Harga ‘Nuthuk’ di Malioboro, Warung Ditutup, Penjual Minta Maaf

Buntut Viralnya Pecel Lele Harga ‘Nuthuk’ di Malioboro, Warung Ditutup, Penjual Minta Maaf

1 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Viralnya curhatan seorang wanita muda di media sosial terkait harga makan ‘nuthuk’ (red-istilah warga setempat soal harga yang tak wajar) berbuntut panjang.

Sebelumnya, gadis itu curhat menyoal harga pecel lele yang mahal.

Rinciannya, harga pecel lele Rp 20 ribu, tidak termasuk nasi.

Jika ingin menambah nasi, harus membayar lagi Rp 7 ribu dan Rp 10 ribu untuk lalapan-sambal.

Akibatnya, Pemkot Yogyakarta menutup tiga warung di kawasan Malioboro yang memasang harga nuthuk pada Sabtu (29/5/2021).

Tiga warung itu termasuk warung pecel lele yang viral karena curhatan wanita wisatawan itu.

Pedagang pecel lele bernama Apriyanto itu meminta maaf dan mengaku siap menurunkan harga.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Yogyakarta. Kami hanya selisih harga. Kita akan perbaiki (sesuaikan harga),” jelas Apriyanto dikutip dari KOMPAS.com, Senin (31/5/2021).

Sementara itu, para pedagang menyebut warung pecel lele itu tak termasuk paguyuban pedagang Malioboro.

Bahkan mereka berencana melaporkan wanita wisatawan tersebut.

Mereka menganggap unggahan wanita itu mencoreng nama baik paguyuban pedagang Malioboro.

Sedangkan, di sisi lain pemkot meminta pedagang mengurungkan niatnya itu.

“Saya minta agar tidak perlu mempermasalahkan pengunggah kasus pecel lele. Sebab, wisatawan tidak tahu itu wilayah Malioboro atau perwakilan. Mereka tahunya berada di kawasan Malioboro,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.

(Leo/Ana)