Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Ceknya

Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Ceknya

2 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Berdasarkan surat BKN No.6201/B-KS.04.01/SD/K/2021 tanggal 19 Juli 2021 Perihal Penyesuaian Jadwal Tahapan Pelaksanaan Seleksi Calon ASN Tahun 2021, pengumuman hasil seleksi administrasi berlangsung pada 2-3 Agustus 2021.

Yang artinya pengumuman hasil seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 akan berlangsung pada hari ini, Senin (2/8/2021) dan Selasa (3/8/2021).

Kemudian akan ada masa sanggah selama tiga hari yakni pada 4-6 Agustus 2021.

Berlanjut dengan jawab sanggah dari instansi pada 4-13 Agustus 2021, kemudian pengumuman pasca-sanggah pada 15 Agustus 2021.

Nantinya, para pelamar dapat melihat pengumuman hasil seleksi administrasi dapat pada akun SSCASN masing-masing dengan cara mengakses laman sscasn.bkn.go.id.

Berikut ini cara mudah mengecek hasil seleksi administrasi CPNS 2021:

  1. Kunjungi laman sscasn.bkn.go.id;
  2. Kemudian klik Login pada kotak yang tersedia;
  3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password, lalu pilih Masuk;
  4. Apabila pelamar lolos seleksi, maka akan tampil keterangan yang menyatakan pelamar lulus;
  5. Langkah selanjutnya mengunduh kartu ujian.

Sekadar informasi, setalah lolos seleksi administrasi, maka selanjutnya pelamar tinggal menunggu jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021.

Nilai akumulatif untuk SKD sendiri beragama sesuai dengan kententuan dan kondisi tertentu.

Plt. Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodo menegaskan pendaftar pada penetapan kebutuhan umum harus memenuhi passing grade 65 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 80 untuk tes intelegensia umum (TIU), dan 166 untuk tes karakteristik pribadi (TKP).

Adapun bagi putra atau putri lulusan terbaik berpredikat cumlaude dan diaspora, nilai kumulatif SKD paling rendah adalah 311 dan nilai TIU paling rendah 85.

Bagi penyandang disabilitas harus mencapai nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dengan TIU paling rendah 60.

Sementara, bagi putra atau putri Papua dan Papua Barat harus mencapai nilai kumulatif paling rendah 286 dan TIU paling rendah 60.

Sedangkan, pada jabatan Dokter, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, Dokter Gigi Spesialis, dan Dokter Pendidik Klinis nilai kumulatif SKD paling rendah 311 dan nilai TIU paling rendah 80.

Lalu ada juga jabatan lain yang mendapat pengecualian yakni ABK, Rescuer, dan Pengamat Gunung Api.

Pada jabatan tersebut nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dan nilai TIU 70.

(Mel/Mel)