Cerita soal Sopir Truk Alami Pungli di Tj Priok, Dipalak hingga Harta Bendanya Dirampok

Cerita soal Sopir Truk Alami Pungli di Tj Priok, Dipalak hingga Harta Bendanya Dirampok

15 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Setelah ditangkapnya 50 preman pungutan liar (pungli) di Tanjung Priok, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) berharap aparat terus memberantas aksi premanisme di Indonesia, sebab telah meresahkan para supir truk selama ini.

Dalam ceritanya, Ketua Umum Aptrindo Gemilang Tarigan menuturkan premanisme tidak hanya terjadi di Jakarta sekitarnya, tetapi hampir seluruh Indonesia.

Oleh sebab itu, dia meminta penindakan dilakukan di semua wilayah.

Gemilang mengungkapkan, para sopir tidak hanya mengalami pungli, tetapi juga kerap mendapatkan kejahatan lainnya.

Dia mencontohkan, saat terjadi kemacetan karena antrean panjang di teriminal peti kemas Tanjung Priok.

Saat itu, banyak pelaku kejahatan mencari celah dengan mencuri harta benda para sopir, atau bahkan mengambil spare part truk.

“Ketika mereka macet di tengah jalan antre datang segerombol orang preman yang ngambilin dompet, ngambilin hp, ngambilin aki mobil,” katanya, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/6/2021).

Dia sangat mengharapkan aparat keamanan dapat mengurai saat terjadi kemacetan sekaligus dapat menjaga keamanan para sopir truk kontainer dari aksi premanisme.

Sementara itu, pihak Kepolisian masih memburu para pelaku premanisme tersebut.

Hal itu ditegaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat (11/6/2021).

“Kami masih kejar terus. Masih kita dalami, karena ini baru permukaan yang kita amankan,” tegas Yusri.

Yusri juga mengatakan, jika ditemukan keterlibatan atasan dari para pelaku, akan ditindak dengan tegas.

Dia meminta siapa pun yang melihat dan mengetahui terkait itu untuk tidak segan melaporkannya kepada polisi.

(Stev/Leo).