Dadang ‘Buaya’ Ngamuk di Kantor Koramil dan Polsek, Polisi Ungkap Kronologinya

Dadang ‘Buaya’ Ngamuk di Kantor Koramil dan Polsek, Polisi Ungkap Kronologinya

30 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Aparat kepolisian meringkus preman bernama Dadang (45) karena mengamuk di kantor Koramil dan Polsek Pameungpeuk.

Kasubbag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat mengungkap kronologi bermula dari adanya perselisihan pribadi.

Muslih mengatakan, seorang nelayan setempat bernama Jaka berpapasan dengan preman berjuluk Buaya tersebut saat pulang melaut pada Jumat (28/5/2021) pagi.

Ketika melintas di kawasan Objek Wisata Sayangheulang, keduanya hampir bertabrakan karena Dadang Buaya mengendarai motor tidak di jalurnya.

Setelah itu keduanya terlibat cekcok kemudian Jaka lantas meminta bantuan kerabatnya yang merupakan anggota TNI bernama Saprudin.

“Kerabatnya ini datang untuk menyelesaikan masalah namun karena Dadang sedang mabuk malah terjadi pertikaian,” ungkapnya, Sabtu (28/5/2021), seperti dikutip dari detiknews.

Warga yang melihat langsung melapor ke Koramil hingga dua orang anggota TNI datang ke lokasi untuk melerai pertikaian Dadang dengan Saprudin.

Sekitar pukul 09.00 WIB pertikaian berhasil teredam namun Dadang bersama anak buahnya mendatangi Koramil Pameungpeuk mencari Saprudin 15 menit setelahnya.

Aksinya terhalau petugas di pos jaga, rombongan preman itu lantas mendatangi Polsek Pameungpeuk mencari Bripka Bedi sambil membuat keributan.

Pihak Polsek dan Koramil Pameungpeuk lantas berkonsolidasi dan meringkus Dadang di kediamannya pada pukul 11.30 WIB.

(Mel/Nov).