Inilah Deretan Lulusan Akmil 1970 Berpangkat Jenderal TNI Bintang 4, Nomor Terakhir Lagi Jabat Menteri

Inilah Deretan Lulusan Akmil 1970 Berpangkat Jenderal TNI Bintang 4, Nomor Terakhir Lagi Jabat Menteri

22 November 2022 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pangkat Jenderal merupakan kedudukan tertinggi seorang Perwira Tinggi (Pati) dalam karier militernya. 

Namun sayang, tidak semua prajurit TNI dapat menyandang pangkat Jenderal TNI tersebut.

Bahkan lulusan Akademi Militer (Akmil), Magelang tidak menjamin bisa mencapai jenjang kepangkatan tertinggi tersebut. 

Akmil Magelang yang telah berdiri sejak 31 Oktober 1945 dengan nama Militaire Academie (MA) di Yogyakarta, hanya memiliki 29 orang yang berhasil meraih pangkat Jenderal. 

Dari jumlah tersebut, lulusan Akmil 1970 terbilang istimewa karena paling banyak lulusannya yang berhasil mencapai pangkat Jenderal TNI. 

Berdasarkan data dari website resmi akmil.ac.id tercatat ada empat orang lulusan Akmil 1970 yang menyandang pangkat Jenderal TNI.

Keempat orang ini merupakan tokoh militer yang cukup disegani di kalangan militer hingga saat ini. 

1. Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo

Lahir di Desa Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 12 Juni 1946, Subagyo merupakan lulusan Akmil 1970 pertama yang meraih pangkat Jenderal TNI. 

Berdasarkan catatan resmi Akmil, mantan Danjen Kopassus ini mendapat pangkat Jenderal penuh pada 11 Februari 1998.

Ketika itu dia dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Wiranto yang diangkat menjadi Panglima TNI oleh Presiden Soeharto. 

Dikutip dari buku biografi berjudul ”Jenderal TNI Wiranto: Penegak Gerakan Disiplin Nasional” Subagyo HS merupakan lulusan Akmil dari kecabangan infanteri Kopassus.

Subagyo semasa kariernya berhasil meraih dua kali Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam Operasi Seroja dan Operasi Woyla.

Dia juga merupakan satu-satunya KSAD yang merasakan kepemimpinan tiga presiden yakni, Presiden Soeharto, Presiden BJ Habibie dan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

2. Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi

Pria kelahiran Kutaradja, Banda Aceh 26 Juli 1947 Aceh ini pernah menjabat sebagai Menteri Agama (Menag) di periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dari catatan resmi Akmil, Fachrul Razi merupakan abituren Akmil 1970 kedua yang meraih pangkat Jenderal TNI. 

Dia berhasil meraih pangkat tersebut saat menjabat sebagai Wakil Panglima TNI mendampingi Panglima TNI Laksamana TNI Widodo Adi Sutjipto atau Widodo A.S terhitung mulai tanggal 1 November 1999.

Tidak hanya itu, Fachrul Razi juga pernah menjabat sebagai Dan Brigif Linud Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad, Wakil Asisten Operasi KSAD, Kasdam VII/Wirabuana.

Setelah menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) kariernya semakin melejit. 

Dia pernah menduduki posisi sebagai Asisten Operasi Kasum ABRI, kemudian Kasum ABRI, Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan dan Keamanan sekarang bernama Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Dan tentu saja puncak kariernya di militer adalah menjadi Wakil Panglima TNI. 

3. Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto

Tyasno Sudarto meraih pangkat tertingginya di militer saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 19 November 1999. 

Kala itu, pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah pada 14 November 1948 ini menggantikan posisi rekan seangkatannya di Akmil yakni, Jenderal TNI Subagyo HS sebagai KSAD. 

Di militer, Tyasno Sudarto pernah menduduki sejumlah jabatan strategis seperti Danramil Kodim 0504/Jakarta Selatan dan Asrena KSAD.

Tidak hanya itu, dia juga pernah menjadi Pangdam IV/Diponegoro, Kepala BAIS TNI hingga akhirnya KSAD. 

4. Jenderal TNI (HOR) Luhut Binsar Pandjaitan

Saat ini, Luhut Binsar Pandjaitan merupakan menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves).

Tidak seperti yang lain, lulusan Akmil 1970 ini berhasil meraih pangkat Jenderal TNI justru setelah pensiun berdinas.

Letjen TNI Purn Sintong Pandjaitan menceritakan atas jasa-jasanya dan prestasi selama 30 tahun mengabdi di TNI, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menganugerahi Bintang 4 Kehormatan kepada Luhut pada 1 November 2000.

Hal itu tertuang dalam buku biografi Luhut Binsar Pandjaitan berjudul “Luhut” yang ditulis adik kandungnya Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir.

Yuk! baca artikel menarik lainnya dari NESIATIMES.COM di GOOGLE NEWS

Baca Juga:

(Stv/Ana)