Ngeri! Begini Detik-detik Mahasiswa UNS Bunuh Wanita Hamil, Mayatnya Dibuang ke Pantai, Ya Tuhan

Ngeri! Begini Detik-detik Mahasiswa UNS Bunuh Wanita Hamil, Mayatnya Dibuang ke Pantai, Ya Tuhan

21 November 2022 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – ERW (24), seorang mahasiswa di Universitas Sebelas maret (UNS) Solo menjadi tersangka pembunuhan.

Adapun korban merupakan wanita hamil berinisial RN (25) asal Purworejo, Jawa Tengah yang mayatnya ditemukan di Pantai Ngrawe, Gunungkidul.

Tidak sendiri, Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan pelaku melakukan aksinya bersama  AA (37).

“Memang direncanakan bersamaan. Kalau katanya nggak ada imbalan. Ikhlas tulus. Jadi karena AA terlibat skenario awal maka kita kenakan pasal yang sama,” kata Edy di Mapolres Gunungkidul, Kamis (17/11/2022).

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa pelaku dan korban sama-sama kuliah di UNS kemudian berjumpa di saat magang di SMK. 

Keduanya menempuh prodi yang beda saat kuliah, akan tetapi pada semester 7 tahun 2019 mereka magang di SMK yang sama.

Kemudian kepada Polisi, pelaku ERW mengaku hanya berteman dengan RN, namun korban mengandung anak dari pelaku. 

Lantaran korban hamil, lanjut Edy, pelaku yang tak mau bertanggung jawab meminta korban untuk menggugurkan kandungan.

Namun, korban menolak dan bahkan merawat kandungannya hingga 28 minggu atau 7 bulan. 

Detik-detik Pembunuhan

Oleh karena hal ini, pelaku berencana menghabisi nyawa korban sejak akhir September lalu. 

Pelaku sempat berencana mengeksekusi korban di Gunung Kawi, Jawa Timur, bahkan membawa RN ke sejumlah dukun.

Namun hal sebaliknya dilakukan oleh korban yang ingin mempertahankan kehamilannya.

Akhirnya, pada pada Minggu (13/11/2022) pelaku lantas merencanakan pembunuhan dengan mengajak rekannya berinisial AA (37) yang juga teman dan tetangga pelaku.

Pada Senin (14/11/2022) ketiganya berangkat ke pantai di Gunungkidul menggunakan mobil Honda Brio rentalan. 

Alasan pelaku mengajak korban saat itu adalah untuk menjalani ritual kesehatan di pantai.

Awalnya lokasi pembunuhan bukanlah di Pantai Kukup, namun lantaran lokasi lain ramai pengunjung dan banjir akhirnya pembunuhan terjadi di sana.

Berdasarkan ide pelaku AA, ketiganya pergi ke Pantai Kukup pada pukul 00.30 hari Selasa (15/11/2022).

Saat menjalani modus ritual itu, pelaku meminta RN untuk telanjang dan kemudian membekap korban.

Kuat dugaan korban belum meninggal sebelum akhirnya digulingkan ke laut oleh pelaku.

Pasalnya, dari hasil otopsi terdapat cairan di paru-paru dan pelaku sendiri mengatakan mungkin masih mendengar napas korban.

Dewo menjelaskan di saat membantu pembunuhan itu pelaku AA juga sempat melecehkan korban.

Akibatnya, kedua pelaku terjerat Pasal 340 dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara.

Sementara itu, Humas UNS, Haryono, saat dimintai konfirmasi soal mahasiwanya mengatakan masih melakukan pengecekan.

Yuk! baca artikel menarik lainnya dari NESIATIMES.COM di GOOGLE NEWS

Baca Juga:

(Yar/Mel)