Didepan Anaknya, Seorang Ibu Meninggal Karena Peluk Suami yang Tersengat Listrik di Kebun

Didepan Anaknya, Seorang Ibu Meninggal Karena Peluk Suami yang Tersengat Listrik di Kebun

27 Juli 2020 Off By YAARO

NESIATIMES.COM – Seorang petani Gampong Baro Beurabo, Kecamatan Padang Tiji Pidie bernama Aminah (50) meninggal saat memeluk suaminya Asnawi Puteh (68) yang terkapar di sawah.

Diketahui Kedua pasangan suami istri itu diduga menemui ajal akibat tersengat listrik.

Peristiwa itu terjadi, Sabtu (25/7/2020) sekitar 21.00 WIB, ketika hujan mengguyur Pidie.

Saat itu, Aminah pergi ke kebun bersama anaknya Linda Maulida (18) untuk melihat suaminya yang belum pulang dari kebun

Namun, Aminah justru meninggal bersama suaminya Asnawi Puteh di depan anak perempuannya.

Kronologi
Awalnya, Aminah gelisah karena suaminya Asnawi Puteh belum pulang bercocok tanam di kebun di Gampong Baro Beurabo.

Mengingat saat itu jarum jam telah menujukan pukul 20.00 WIB.

Biasanya Asnawi pulang ke rumah dari kebunnya sekitar pukul 18.00 WIB, sore.

Alhasil, Aminah mengajak anaknya Linda Maulida pergi ke kebun untuk melihat suaminya, Jarak rumah dengan kebun sekitar 1 kilo.

Linda mengendarai sepeda motor dengan membonceng Aminah pergi ke kebun.

Setiba di kebun, Linda memanggil ayahnya. Tapi tidak ada jawaban dari ayahnya. Linda bersama ibunya duduk di gubuk.

Saat di gubuk, Linda kemudian menghubungi ayahnya dengan menggunakan ponsel.

Meski tersambung, tapi ayahnya tidak mengangkat HP. Kemudian Linda berusaha menghubungi kembali ayahnya melalui ponsel.

Saat itu, Linda bersama Aminah mendengarkan bunyi suara ponsel ayahnya yang tidak jauh dengan gubuk.

Merasa penasaran, Linda bersama ibunya mendekati suara ponsel ayahnya.

Linda dan ibunya kaget menemukan Asnawi terbujur kaku dengan posisi terlentang.

Saat itu, Aminah tidak tahu jika suaminya tersengat listrik.

Aminah tidak mampu menahan kesedihan melihat suaminya terkapar di tanah.

Sang wanita itu memeluk tubuh Asnawi.

Namun, arus listrik yang masih aktif menyambar ke tubuh wanita itu.

Aminah menghembus nafas terakhir di atas rubuh suaminya.

Linda yang melihat kedua orang tuanya meninggal, langsung menghubungi abangnya.

Sehingga abangnya memberitahukan kepada warga dan Polsek Padang Tiji.

“Warga bersama personel Polsek Padang Tiji dan Tim Basarnas menggunakan ambulans menuju kebun. Untuk mengevakuasi pasangan suami isteri meninggal,” kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Iptu Bukhari, Minggu (26/7/2020), seperti dikutip dari Serambinews.com.

Selain itu, Zulhir menyebutkan, pihak keluarga keberatan dilakukan visum et repertum.

Sehingga pasutri telah diantar ke tempat pengistirahatan terakhir.