Keras! Dokter Tirta Kritik Mendag Lutfi soal PCR Jadi Syarat Masuk Mal, Begini Katanya

Keras! Dokter Tirta Kritik Mendag Lutfi soal PCR Jadi Syarat Masuk Mal, Begini Katanya

12 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Dokter Tirta Hudhi melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Pasalnya baru-baru ini Mendag Muhammad Lutfi mewajibkan masyarakat yang masuk mal untuk membawa PCR dan kartu vaksin.

Melalui Instagram miliknya, dr Tirta mengunggah tangkapan layar cuitannya di Twitter yang menyentil kebijakan tersebut.

“Di Jakarta PCR dijadikan syarat masuk mal, kesehatan buat semua rakyat katanya, yoi enggak @Kemenag, mau dagang PCR apa gimana,” cuitnya, seperti dikutip pada Kamis (12/8/2021).

Bapak dua anak tersebut menilai pemberlakuan syarat tersebut justru akan menyulitkan banyak pihak.

Tak hanya pelaku usaha dan karyawan mal, namun juga driver ojek online yang kerap menjemput pesanan dari dalam mal.

Selain itu, dalam caption-nya, dr Tirta juga menyebut fungsi PCR adalah untuk tracing sehingga tidak cocok jika menjadi syarat masuk mal.

“Anda-Anda ini tahu enggak fungsi PCR apa? Ya buat test tracing. Malah jadi syarat A I U E O,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr Tirta juga menjelaskan bahwa akses PCR di luar Jawa tidak semudah di Jakarta serta harganya sangat mahal.

dr Tirta mengatakan masyarakat di luar Jawa harus menunggu 5 sampai 14 hari untuk hasil PCR keluar.

Selain itu, harga 1 PCR bisa mencapai Rp850 ribu sedangkan 1 antigen Rp235 ribu.

Kemudian, dr Tirta menyarankan daripada menjadikan PCR sebagai syarat masuk mal, Kemendag lebih baik menyumbangkannya ke luar Jawa.

Selanjutnya, dr Tirta juga mengaku paham dengan konsep siapa yang masuk mal harus sehat tetapi nasib banyak orang juga harus dipikirkan.

(Leo/Nov).