Dihukum 5 Tahun Penjara, Edhy Prabowo: Saya Sedih

Dihukum 5 Tahun Penjara, Edhy Prabowo: Saya Sedih

17 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Edhy Prabowo.

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut mengaku sedih karena merasa hasil tersebut tidak sesuai dengan fakta persidangan.

“Saya sedih hasil ini tidak sesuai dengan fakta persidangan, tapi ya inilah proses peradilan kita,” ungkapnya, Kamis (16/7/2021).

Sementara itu, pengacara Edhy, Soesilo Ariwibowo juga mengaku kecewa lantaran kliennya itu tidak pernah menerima uang ekspor benur.

Dia menyebut tidak ada bukti yang benar-benar menunjukkan hal tersebut serta mengatakan bahwa kliennya itu bukan pemilik PT Aero Citra Kango.

Oleh karena itu, Soesilo menuturkan bahwa pihaknya kini tengah pikir-pikir untuk mengajukan banding.

Pernyataan tersebut tampak bertolak belakang dengan pengakuan Edhy Prabowo pada Senin (22/2/2021) lalu.

Kala itu, Edhy yang baru selesai menjalani pemeriksaan oleh KPK mengaku siap menerima hukuman mati jika terbukti korupsi.

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu saya siap,” tegasnya.

Majelis hakim telah menyatakan Edhy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Hakim menyebut Edhy bersama bawahannya terbukti menerima suap izin ekspor benur sebesar USD 77 ribu dan Rp24,6 miliar.

Maka dari itu, Edhy mendapatkan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider 6 bulan dalam kasus suap ekspor benih lobster.

Selain itu, hakim juga mewajibkan Edhy membayar uang pengganti sebesar USD 77 ribu dan Rp9,6 miliar.

Kemudian mencabut hak politik Edhy untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun setelah menjalani pidana pokok.

(Mel/Nov).