Erick Thohir Pecat Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika, Kasusnya Tak Main-main

Erick Thohir Pecat Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika, Kasusnya Tak Main-main

17 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kasus alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara beberapa waktu lalu berbuntut panjang.

Kementerian BUMN mengambil tindak lanjut berupa pemecatan terhadap seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD).

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pihaknya harus mengambil langkah tegas dan profesional.

“Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah ini (pemecatan) mesti diambil,” paparnya, Minggu (16/5/2021), seperti dikutip dari KOMPAS.com.

Sementara terkait proses hukum, kata Erick, merupakan ranah dari aparat yang berwenang.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan keputusan tersebut ia ambil usai melakukan penilaian terukur dan berlandaskan pada semangat good corporate governance.

Erick memaparkan kasus tersebut bertentangan dengan core value BUMN yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, serta kolaboratif.

Erick juga menjelaskan, langkah tersebut tidak bertujuan menghukum melainkan untuk menegakkan dan memastikan komitmen BUMN.

Menurut penuturan Erick, BUMN memiliki komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Kasus tersebut, kata Erick, terjadi karena adanya kelemahan sistem sehingga berdampak luas terhadap kepercayaan masyarakat.

Padahal, sebagai perusahaan layanan kesehatan, tidak ada tawar menawar soal rasa kepercayaan dari kualitas pelayanan.

(Mel/Nov).