Guru Honorer Lumpuh usai Vaksin, Ternyata Idap Guillain-Barre Syndrome, Ini Penjelasannya

Guru Honorer Lumpuh usai Vaksin, Ternyata Idap Guillain-Barre Syndrome, Ini Penjelasannya

5 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Usai menerima vaksin Covid-19 tahap kedua, kabarnya seorang guru honorer asal Sukabumi, yakni Susan mengalami kelumpuhan dan gangguan penglihatan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof Hindra Irawan Satari mengatakan bahwa Susan mengidap guillain barre syndrome (GBS).

“Diagnosis dari DPJP RSHS: guillain barre syndrome,” ujar Prof Hindra.

Ia menegaskan bahwa apa yang Susan alami tidak ada kaitanya dengan vaksinasi Covid-19.

Lantaran, tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan adanya keterkaitan KIPI dengan vaksinasi.

Guillain-Barre Syndrome

Mengutip dari detikhealt, Rabu (5/5/2021) Guillain-Barre Syndrome (GBS) adalah kelainan langka di mana sistem kekebalan tubuh merusak sel saraf, menyebabkan kelemahan otot dan terkadang kelumpuhan.

Meskipun tidak ada yang tahu pasti penyebabnya, namun sindrom ini sering kali terjadi setelah infeksi virus atau bakteri.

Pada gejalah pertama, penderita akan merasakan lelemahan dan kesemutan.

Kemudian sensasi ini bisa menyebar dengan cepat hingga akhirnya melumpuhkan seluruh tubuh.

Dalam kondisi yang lebih parah, sindrom Guillain-Barre termasuk dalam keadaan darurat medis. 

Sehingga kebanyakan penderitanya harus memdapat perawatan di rumah sakit.

Sayangnya, hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Guillain-Barre.

Namun, beberapa perawatan dapat meredakan gejala dan mengurangi durasi penyakit.

Meskipun kebanyakan yang orang sembuh dari sindrom Guillain-Barre memiliki angka kematian sekira 4-7 persen.

Tidak hanya kali ini, ternyata sindrom ini juga pernah dikaitkan dengan vaksinasi lainnya.

Yakni yanh terutama adalah vaksin flu di AS selama wabah flu babi tahun 1976.

Tetapi penelitian mengunkap kecil kemungkinan bisa terkena sindrom ini setelah vaksinasi.

(Loe/Mel)