Heboh Kawin Kontrak di Cianjur, Pemkab Langsung Bereaksi Tegas, Tak Main-main

Heboh Kawin Kontrak di Cianjur, Pemkab Langsung Bereaksi Tegas, Tak Main-main

8 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur mengeluarkan kebijakan larangan kawin kontrak yang kini semakin marak.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya tidak bisa terus membiarkan adanya praktik kawin kontrak di wilayahnya.

Hal tersebut, kata Herman, lantaran praktik kawin kontrak tersebut merugikan pihak perempuan.

“Merasa berdosa jika dibiarkan, fatwa dari ulama memang tidak diperbolehkan, makanya kita buat kebijakan larangannya,” jelasnya, Jumat (4/6/2021), seperti dikutip dari detiknews.

Herman mengatakan para wisatawan asing khususnya yang berasal dari Timur Tengah mendominasi praktik kawin kontrak tersebut.

Kendati demikian, Herman menegaskan larangan kawin kontrak berlaku secara umum baik untuk warga Cianjur maupun turis asing.

Sementara itu, seorang calo kawin kontrak di Cianjur bernama Udin (bukan nama sebenarnya) mengaku bisa meraup keuntungan yang fantastis.

Biasanya, keuntungan dari praktik prostitusi berkedok agama berasal dari mahar yang dibagi dua untuk calo dan pengantin wanita.

Kemudian, calo tersebut masih harus membaginya lagi dengan pihak lain seperti penghulu dan wali nikah bayaran.

Seorang wanita yang pernah melakukan kawin kontrak bernama Indah (bukan nama sebenarnya) mengaku menyesal.

Memang, kata dia, ia mendapatkan banyak uang setelah melakukan kawin kontrak namun ia tidak kuat mendengar cibiran dari para tetangga.

Tak hanya di Cianjur, praktik kawin kontrak juga sudah menjadi rahasia umum kerap terjadi di wilayah Puncak, Bogor.

Pada Februari 2020 lalu, Bareskrim berhasil mengungkap jaringan perdagangan orang dengan modus kawin kontrak, booking out (BO), serta short time.

Para penyedia jasa wisata seks ‘halal’ itu biasanya menjual para wanita kepada wisatawan yang berasal dari Timur Tengah.

(Mel/Nov).