Heboh Wacana Tarif Parkir Tertinggi di Jakarta, Rp 60 Ribu/Jam

Heboh Wacana Tarif Parkir Tertinggi di Jakarta, Rp 60 Ribu/Jam

23 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kepala UP Perparkiran DKI Jakarta Aji Kusambarto memberikan penjelasan soal pemberlakuan tarif parkir.

Menurutnya, tarif parkir progresif atau sanksi tarif parkir tertinggi hingga Rp60 ribu per jam.

“Rencananya, dalam waktu dekat ada lagi tiga lokasi yang akan menerapkan tarif parkir tertinggi bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi dan belum bayar pajak,” kata Syafrin, Rabu (16/6/2021) dikutip dari KOMPAS.com.

Tarif parkir tertinggi itu bagi kendaraan yang belum melakukan uji emisi itu pemberlakuannya masih lama.

Hal tersebut, karena usulan tarif tinggi tersebut masih harus melalui proses uji publik dan juga menunggu revisi serta sosialisasi.

Apalagi, lanjut Aji, dengan kondisi saat ini yang masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Aji mengatakan pihaknya telah menyelenggarakan dua kali forum group discussion (FGD) untuk mencari masukan lain.

Aji mengaku telah menerima berbagai masukan dari ragam peserta seperti pengelola parkir hingga pengamat transportasi.

Meski ada pro dan kontra, Aji menilai hal tersebut bisa menjadi bahan kajian lain sebelum nantinya melakukan revisi.

Aji menyebut regulasi tersebut menjadi sangat penting karena akan menjadi dasar dan payung hukum.

Menurut Aji, regulasi tersebut yang nantinya akan mengatur mulai dari teknologi sampai disinsentif yang tidak ada di kebijakan lama.

Sementara itu, Unit Pengelola Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan uji coba tarif parkir tertinggi bagi kendaraan yang belum atau tidak lolos uji emisi.

Ada tiga lokasi uji coba yakni lapangan parkir Ikatan Restoran dan Taman Mini Indonesia (IRTI), lapangan parkir Samsat, dan Blok M Square.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut langkah tersebut untuk menjajaki kemungkinan penerapan kenaikan tarif parkir tinggi di seluruh lintasan koridor utama layanan angkutan umum.

(Leo/Nov).